Anjuran Menahan Marah

cilacap info featured
cilacap info featured

Maimun bin Mahran ketika budaknya menghidangkan makanan dan membawa kuah, tiba-tiba tergelincir kakinya sehingga tertuang kuah itu kebadan Maimun dan ketika Maimun mahu memukul budak itu, tiba-tiba ia berkata: ‘Tuanku, laksanakanlah seperti dalam Firman Allah s.w.t (Yang berbunyi): “Dan mereka yang menahan marah.”

Maimun berkata: “Baiklah.” Maka budak itu berkata: “Dan engkau memaafkan orang.” Maimun berkata: “Saya maafkan engkau.” Budak itu berkata:
“Dan Allah kasih kepada orang yang berbuat kebaikan.” Maimun berkata: “Saya berbuat baik kepadamu, maka engkau kini merdeka karena Allah s.w.t”

Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Siapa yang tidak mempunyai tiga sifat! tidak dapat merasa manisnya iman yaitu:

Kesabaran untuk menolak kebodohan orang yang bodoh. Tak dapat mencegah dari yang haram. Dan akhlak untuk bergaul dengan manusia (dan akhlak untuk masyarakat).

Ada seorang yang mempunyai kuda yang sangat dibanggakan, tiba-tiba pada suatu hari ia melihat kudanya patah satu kakinya sehingga tinggal tiga kaki, lalu ia bertanya kepada budaknya: “Siapa yang berbuat itu?”Jawab budaknya: “Saya.”Ditanya lagi: “Mengapa?” jawab budaknya: “Supaya engkau risau.” Berkata orang itu: “Saya akan membalasnya dan siapa yang menyuruh engkau berbuat itu (yakni syaitan laknatullah).” Maka ia berkata kepada budaknya: “Pergilah engkau, saya merdekakan dan itu kuda untukmu.”

Abu Laits berkata: “Seharusnya seorangmukmin bersifat sabar, tenang sebab itu termasuk sifat orang muttaqin yang
dipuji oleh Allah s.w.t

Allah s.w.t berfirman “Dan siapa yang sabardan memaafkan maka itu termasuk seutama-utamanya sesuatu.”

Allah s.w.t berfirman: “Dan tidak dapat disamakan kebaikan dengan kejahatan, tolaklah segala sesuatu itu dengan cara yang baik, tiba-tiba seorang yang musuh denganmu dapat berubah menjadi kawan yang akrab.”

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait