<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>834 Pos Artikel oleh Penulis Muhammad Huda &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/author/huda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jan 2024 01:28:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>834 Pos Artikel oleh Penulis Muhammad Huda &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Peran Mahasiswa Dalam Aktualisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-43366/peran-mahasiswa-dalam-aktualisasi-tri-dharma-perguruan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2022 17:06:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-43366/peran-mahasiswa-dalam-aktualisasi-tri-dharma-perguruan-tinggi</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP,  aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan jenjang terakhir dari pendidikan formal, mengemban peran yang sangat penting dalam ketatanegaraan suatu bangsa. Mahasiswa tidak lagi hanya terfokus pada pendidikannya saja, tetapi bagaimana mereka mengembangkan ilmunya juga sangat diperhitungkan di perguruan tinggi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP</strong>, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a> &#8211; Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan jenjang terakhir dari pendidikan formal, mengemban peran yang sangat penting dalam ketatanegaraan suatu bangsa. Mahasiswa tidak lagi hanya terfokus pada pendidikannya saja, tetapi bagaimana mereka mengembangkan ilmunya juga sangat diperhitungkan di perguruan tinggi.</p>
<p>Tanggung jawab yang dipikul oleh mahasiswa tertuang dalam tri dharma perguruan tinggi. Karena mahasiswa memiliki posisi penting sebagai pejuang terdepan dalam perubahan bangsa Indonesia. Tidak sedikit mahasiswa yang tidak mengerti tentang apa sesungguhnya tanggung jawab mereka sebagai mahasiswa. </p>
<p>Tri dharma perguruan tinggi mencakup 3 hal penting yang harus dikembangkan oleh para mahasiswa. Yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ketiga hal ini saling berkaitan satu sama lain sehingga harus diterapkan secara bersama. Masing &#8211; masing juga memiliki tugas, pokok dan fungsinya yang sama dan saling menunjang sehigga tidak bisa dipisahkan dalam pelaksanaannya.</p>
<p>Peran mahasiswa dalam aktualisasi tri dharma perguruan tinggi sangat di perlukan. Karena mahasiswa diharapkan untuk menjadi mahasiswa yang lebih termotivasi dan sadar bahwa betapa pentingnya peranan kita sebagai mahasiswa untuk mencapai tujuan nasional bangsa Indonesia yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 yaitu &#8220;Mencerdaskan Kehidupan Bangsa&#8221;. Ayok! Menjadi mahasiswa yang lebih bijak dalam berfikir dan bergerak.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/IMG-20220120-WA0017.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="607"
				height="519">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Peran Mahasiswa Dalam Aktualisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/IMG-20220120-WA0017-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Peran Mahasiswa Dalam Aktualisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Lapas Nusakambangan, Saksi Bisu Penebusan Dosa Para Napi</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-43000/lapas-nusakambangan-saksi-bisu-penebusan-dosa-para-napi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2022 04:41:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Lapas Nusakambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusakambangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-43000/lapas-nusakambangan-saksi-bisu-penebusan-dosa-para-napi</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; Kejahatan bukanlah sebuah hal yang tabu untuk dibicarakan melainkan suatu kewajaran yang berjalan beriringan dengan garis kehidupan, entah itu sebuah tuntutan atau bahkan hanya sekedar &#8220;keisengan&#8221; belaka.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a> &#8211; Kejahatan bukanlah sebuah hal yang tabu untuk dibicarakan melainkan suatu kewajaran yang berjalan beriringan dengan garis kehidupan, entah itu sebuah tuntutan atau bahkan hanya sekedar &#8220;keisengan&#8221; belaka.</p>
<p>Dunia boleh saja berbicara bahwa setiap orang yang melakukan sebuah tindakan kriminal akan otomatis diberikan sebuah hukuman baik hukum pemerintah maupun hukum adat yang berlaku, namun fakta di lapangan berbicara lain.</p>
<p>Salah satunya adalah sistem &#8220;pembelian hukuman&#8221; atau yang biasa kita kenal dengan kata &#8220;suap&#8221;. Orang- orang sangat mudah merubah aturan yang telah dibuat, para pelaku kejahatan berat dapat seketika hilang tanpa luka dan bekas.</p>
<p>Lalu siapa yang perlu disalahkan apakah sistem pemerintahan? kebijakan hukum? atau malah para penegak hukum? Dan seketika akan muncul pertanyaan, bagaimanakah standar hukum di Indonesia sendiri?.</p>
<p>Advokat, Kepolisian, Kejaksaan, KPK, Mahkamah Agung, dan Komisi Yudisial dinilai sebagai jajaran para penegak hukum di Indonesia merekalah yang berpengaruh dalam baik buruknya kualitas hukum di negara ini.</p>
<p>Bagi mereka yang melakukan sebuah kejahatan akan diberikan sebuah sanksi dengan cara dijebloskan ke dalam bui. Lalu apa definisi dari bui sendiri? penjara, bui, atau lembaga pemasyarakatan(LP) adalah fasilitas negara yang mana merupakan tempat seseorang untuk ditahan secara paksa dan lepas dari kebebasan apapun di bawah otoritas negara. Salah satu LP yang terkenal di Indonesia adalah Nusa Kambangan.</p>
<p>Tempat yang memiliki kesan yang cukup menyeramkan dikarenakan menjadi penjara dan tempat eksekusi narapidana hukuman mati tidak aneh jika pulau tersebut dijuluki Alcatraz ala Indonesia. Pulau dengan beberapa lapas yang terdapat didalamnya mulai dari lapas untuk teroris, pengedar narkoba, pencuri kelas kakap, dan yang lainnya memiliki sejuta cerita didalamnya.</p>
<h2>Balada Pulau Nusakambangan, Abadi Sebagai Pulau Bui</h2>
<p>Menurut sejarahnya, Nusakambangan yang biasa dijuluki sebagai Pulau Penjara ini ada sejak masa penjajahan Belanda di Indonesia. Diawali pada tahun 1739, Kapal VOC tersesat di Samudera Hindia dan terdampar di sebuah teluk yang berada di Pangandaran. Setelah mengitari pulau tersebut, Paulusz merasa Pulau Nusakambangan cocok untuk dibangun sebuah pelabuhan.</p>
<p>Kemudian pada tahun 1836 VOC membangun sebuah Benteng yang diberi nama Benteng Karang Bolong. Benteng ini merupakan salah satu sistem pertahanan Nusakambangan dengan tujuan untuk memantau kedatangan dan ancaman dari pihak lain.</p>
<p>Namun karena adanya wabah malaria membuat pembangunan benteng tersebut tersendat dan menyerang 80% tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan benteng tersebut. Kemudian pembangunan benteng diputuskan untuk dikerjakan oleh tenaga narapidana.</p>
<p>Untuk itu, dibangunlah penjara dari bamboo di sekitar Benteng Karang Bolong dengan kapasitas hingga 300 Narapidana. Pada tahun 1908, Nusakambangan resmi ditetapkan sebagai Pulau Bui oleh Pemerintah Hindia Belanda. Setelah penetapan itu kemudian dibangunlah Penjara Permisan disebelah selatan Pulau Nusakambangan.</p>
<p>Penjara dengan daya tampung hingga 700 orang yang mana tidak hanya sebagai tahanan di penjara saja melainkan juga sebagai tenaga untuk pembukaan lading karet di pulau ini. Lambat laun semakin banyak penjara yang dibangun di Pulau ini hingga kini Penjara Nusakambangan tidak hanya menjadi tempat mendekamnya para tahann melainkan juga menjadi tempat eksekusi mati bagi para narapidana yang kejahatannya tidak terampuni.</p>
<p>Alasan Penjara Nusakambangan menjadi &#8220;rumah&#8221; bagi para tahanan dengan tingkat kejahatan yang tinggi tidak lain dan tidak bukan karena memiliki tingkat keketatan yang tinggi dengan teknologi keamanan modern seperti CCTV dan sensor gerak sehingga akan sangat sulit bagi para napi untuk bisa melarikan diri dari pulau ini.</p>
<h2>Standar Hukum Nusakambangan Bagi Napi Legendaris</h2>
<p>Standar ampe yang digunakan di Lapas Nusakambangan sendiri bukanlah hal yang enteng untuk diperbincangkan. Seluruh hukuman sudah berlandaskan dengan aturan yang dibuat oleh lembaga penegak ampe. Salah satunya adalah sanksi berat bagi eks narapidana program asimilasi dan integrasi yang berbuat ulah.</p>
<p>Napi napi yang telah dibebaskan namun terbukti kembali melakukan tindak pidana maka hukumannya akan diperberat dan akan dicabut hak asimilasi dan intergasinya. Tidak hanya itu saja juga wajib menjalankan sisa pidananya kembali dilapas sebelumnya, kasusnya juga akan diproses ampe dengan tindak pidana yang baru, dan juga tambahan hukuman sesuai dengan putusan hakim pengadilan, tambahan hukuman tersebut akan dijalankan setelah selesai menjalankan pidana yang lama.</p>
<p>Hal ini diharapkan akan memberikan rasa takut dan jera bagi para napi yang sudah dibebaskan agar tidak kembali berulah melakukan sebuah kejahatan. Seperti julukannya yaitu Pulau eksekusi mati, Nusakambangan menjadi saksi bisu pencabutan nyawa seorang napi, seluruh pelaku kejahatan yang sudah tidak dapat diampuni maka hukuman yang paling tepat adalah penghilangan nyawa.</p>
<p>Sebelum dibuatnya LP Karanganyar, eksekusi mati dilakukan di lembah terbuka yang biasa disebut dengan julukan Lembah Nirbaya. Tidak ada yang tau titik pastinya dimana sebab eksekusi mati dilakukan tepat tengah malam dalam kegelapan hutan Nirbaya.</p>
<p>Tim eksekutor hanya menyorot dada terpidana dengan lampu senter agar terlihat oleh penembak jitu. Dengan kodisi ini eksekusi akan menghadapi berbagai kendala salah satunya karena kondisi alam yang terbuka ditakutkan akan terjadi hujan lebat yang tentu saja mengganggu sang eksekutor.</p>
<p>Namun kini LP Nusakambangan sudah memiliki ruang eksekusi mati yang dilengkapi dengan penunjangannya seperti CCTV, automatic door lock, control room, ruang pengawasan aktivitas untuk narapidana selama 24 jam, penggunaan alat pengacak sinyal pemasangan pagar kejut, penggunaan alat perekam suara di setiap ruangan, serta penetapan zero identy bagi para petugas yang bertugas.</p>
<p><strong>Akhir Kata</strong></p>
<p>Sistem ampe yang berlaku di Lapas Nusakambangan sangatlah ketat, hal ini dikarenakan para narapidana yang berada di Pulau ini merupakan napi napi dengan kasus yang sangat berat. Jika dilihat dari segi petugas juga sudah cukup aman dan layak untuk dikatakan sebagai Lembaga Pemasyarakatan karena tidak ada toleransi bagi petugas maupun warga binaan yang terlibat dalam tindakan criminal baik penyeludupan narkoba, peredaran narkoba, atau bahkan suap.</p>
<p>Satu kritik enteng saya bagi Lembaga Permasyarakatan seperti Lapas Nusakambangan menurut saya lembaga pemasyarakatan khususnya di Indonesia seharusnya menjadi wadah untuk penghukuman dan juga sekaligus perbaikan bagi para napi yang masih layak diberikan pengampunan.</p>
<p>Pemerintah mau tidak mau harus mulai memikirkan ampertive kebijakan pemidanaan. Saat ini amper tidak ada fasilitas korektif lain yang dikembangkan pemerintah, seperti kerja sosial dan rehabilitasi. Lapas justru seolah dirancang untuk menjadi tempat akhir menampung beban peradilan, bukan sebagai lembaga yang mempersiapkan para napi untuk kembali ke masyarakat.</p>
<p><strong>BIODATA PENULIS</strong></p>
<p>Dewi Suci Lestari, Cilacap, 09 Juni 2001. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia , Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berdomisili di desa Pengampiran RT 05 RW 02, Kec. Gandrungmangu, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. HP 088806690133. Posel : dewisuculstr[a]gmail.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Gerbang-Depan-Lembaga-Pemasyarakatan-Nusakambangan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Gerbang Depan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Gerbang-Depan-Lembaga-Pemasyarakatan-Nusakambangan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Gerbang Depan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Interpretasi &#8220;Tanpa Hak&#8221;, Wartawan Terbelenggu UU ITE</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-36133/interpretasi-tanpa-hak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2021 03:02:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Interpretasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[Undang Undang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-36133/interpretasi-tanpa-hak</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (&#8220;UU ITE&#8221;) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (&#8220;UU 19/2016&#8221;), unsur dengan sengaja dan tanpa hak selalu muncul dalam perumusan tindak pidana siber.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a> &#8211; Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (&#8220;UU ITE&#8221;) sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (&#8220;UU 19/2016&#8221;), unsur dengan sengaja dan tanpa hak selalu muncul dalam perumusan tindak pidana siber.</p>
<p>‘Tanpa hak’ maksudnya tidak memiliki alas hukum yang sah untuk melakukan perbuatan yang dimaksud. Alas hak dapat lahir dari peraturan perundang-undangan, perjanjian, atau alas hukum yang lain. ‘Tanpa hak’ juga mengandung makna menyalahgunakan atau melampaui wewenang yang diberikan.</p>
<p>Perbuatan yang dilarang dalam Pasal 28 ayat (2) UU ITE ialah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).</p>
<p>Berikut bunyi Pasal 28 ayat (2) UU ITE:</p>
<p>Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).</p>
<p>Sebenarnya, tujuan pasal ini adalah mencegah terjadinya permusuhan, kerusuhan, atau bahkan perpecahan yang didasarkan pada SARA akibat informasi negatif yang bersifat provokatif. Isu SARA dalam pandangan masyarakat merupakan isu yang cukup sensitif.</p>
<p>Oleh karena itu, pasal ini diatur dalam delik formil, dan bukan delik materil.Contoh penerapannya adalah apabila seseorang menuliskan status dalam jejaring sosial informasi yang berisi provokasi terhadap suku/agama tertentu dengan maksud menghasut masyarakat untuk membenci atau melakukan anarki terhadap kelompok tertentu, maka Pasal 28 ayat (2) UU ITE ini secara langsung dapat dipergunakan oleh Aparat Penegak Hukum (&#8220;APH&#8221;) untuk menjerat pelaku yang menuliskan status tersebut.</p>
<p>Ancaman pidana dari Pasal 28 ayat (2) UU ITE tersebut diatur dalam Pasal 45A ayat (2) UU 19/2016, yakni:</p>
<p>Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.</p>
<p><strong>Efektivitas Penerapan Pasal</strong></p>
<p>Efektivitas pasal tentunya dapat dilihat dari setidaknya dua sisi, yaitu pengaturan dan penerapan/penegakan (law enforcement). Secara pengaturan, perumusan pasal ini sudah dinilai cukup. Sedangkan, dalam aspek penerapan/penegakan pasal yang dimaksud, tentu bergantung pada tiap-tiap kasus yang terjadi atau dengan kata lain penerapan pasal tersebut relatif sulit diukur parameter efektivitasnya.</p>
<p>Menurut Dr Mahmuzar,MHum sebaiknya untuk menghindari ujaran kebencian,wartawan menyampaikan laporan tertulis lewat berita.&#8221;Makanya, kalo wartawan mau buat pendapat jgn di medsos, tapi dimedia cetak, elektronik atau online.</p>
<p>&#8220;Dilanjutkan oleh Dr Mahmuzar,MHum yang juga pengajar ilmu Hukum dan Syariah di UIN Sultan Syarif Kasim,Riau, bahwa medsos tidak tunduk dengan undang-undang pers. &#8220;Berdasarkan putusan MK, Media sosial tak tunduk pada UU Pers,&#8221; pungkas Dr.Mahmuzar. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-komunikasi-percakapan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi komunikasi percakapan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-komunikasi-percakapan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi komunikasi percakapan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>UPDATE Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah 27 Desember 2020 Pukul 15.30</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-34360/update-peringatan-dini-cuaca-jawa-tengah-27-desember-2020-pukul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2020 09:03:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-34360/update-peringatan-dini-cuaca-jawa-tengah-27-desember-2020-pukul</guid>

					<description><![CDATA[SEMARANG,  aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; UPDATE Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah tanggal 27 Desember 2020 pukul 15:30 WIB berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pukul 15:40 WIB di:]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a></strong> &#8211; UPDATE Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah tanggal 27 Desember 2020 pukul 15:30 WIB berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pukul 15:40 WIB di:</p>
<p>Kabupaten Purbalingga: Bobotsari, Karanganyar, Karangjambu, Kertanegara,</p>
<p>Kabupaten Banjarnegara: Madukara, Banjarmangu,</p>
<p>Kabupaten Wonosobo: Selomerto, Leksono, Wonosobo, Sukoharjo,</p>
<p>Kabupaten Purworejo: Bruno,</p>
<p>Kabupaten Magelang: Sawangan, Kajoran, Candimulyo, Pakis,</p>
<p>Kabupaten Boyolali: Juwangi,</p>
<p>Kabupaten Sragen: Masaran, Sidoharjo, Mondokan, Sukodono, Gesi,</p>
<p>Kabupaten Grobogan: Toroh, Geyer, Pulokulon,</p>
<p>Kabupaten Semarang: Sumowono, Ungaran Barat, Ungaran Timur,</p>
<p>Kabupaten Temanggung: Kaloran, Kandangan, Kedu, Gemawang,</p>
<p>Kabupaten Kendal: Singorojo, Limbangan, Boja, dan sekitarnya.</p>
<p>Dan dapat meluas ke wilayah:</p>
<p>Kabupaten Wonogiri: Waduk Gajahmungkur, Sidoharjo, Jatiroto, Tirtomoyo, Nguntoronadi, Baturetno, Wonogiri, Ngadirojo, Karangtengah,</p>
<p>Kota Semarang: Mijen, Candisari, Gajahmungkur, Tembalang, Banyumanik, Gunungpati, Ngaliyan,</p>
<p>Kabupaten Banjarnegara: Banjarnegara, Sigaluh, Mandiraja, Wanadadi, Bawang, Karangkobar, Punggelan, Pagentan, Wanayasa,</p>
<p>Kabupaten Banyumas: Sumbang, Baturraden,</p>
<p>Kabupaten Purbalingga: Kutasari, Mrebet, Karangreja, Karangmoncol, Bojongsari,</p>
<p>Kabupaten Purworejo: Pituruh, Gebang, Bener,</p>
<p>Kabupaten Kebumen: Sadang,</p>
<p>Kabupaten Magelang: Muntilan, Salaman, Srumbung, Dukun, Mungkid, Mertoyudan, Tempuran, Kaliangkrik, Bandongan, Ngablak, Grabag, Tegalrejo, Secang, Windusari,</p>
<p>Kabupaten Wonosobo: Wadaslintang, Kepil, Sapuran, Kaliwiro, Kalikajar, Kertek, Watumalang, Mojotengah, Garung, Kejajar, Kalibawang,</p>
<p>Kabupaten Boyolali: Selo, Kemusu, Wonosegoro,</p>
<p>Kabupaten Semarang: Bandungan, Banyubiru, Jambu, Ambarawa, Bawen, Bergas,</p>
<p>Kabupaten Sragen: Gemolong, Sumberlawang, Kalijambe, Plupuh, Kedawung, Ngrampal, Karangmalang, Sragen, Tanon, Tangen,</p>
<p>Kabupaten Batang: Tersono, Bandar, Blado, Reban, Bawang, Gringsing, Limpung, Subah, Tulis, Pecalungan, Banyuputih,
Kabupaten Karanganyar: Gondangrejo, Kebakkramat, Mojogedang,</p>
<p>Kabupaten Grobogan: Kedungjati, Karangrayung, Penawangan, Kradenan, Purwodadi,</p>
<p>Kabupaten Blora: Todanan, Japah,</p>
<p>Kabupaten Pati: Pucakwangi,</p>
<p>Kota Magelang: Magelang Selatan, Magelang Utara, Magelang Tengah,</p>
<p>Kabupaten Temanggung: Bandungan, Tembarak, Temanggung, Pringsurat, Parakan, Ngadirejo, Jumo, Tretep, Candiroto, Kranggan, Tlogomulyo, Selopampang, Bansari, Kledung, Bejen, Wonoboyo,</p>
<p>Kabupaten Kendal: Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Weleri, Ringinarum, Kaliwungu Selatan,</p>
<p>Kabupaten Pekalongan: Petungkriyono, Kesesi,</p>
<p>Kabupaten Pemalang: Belik, Watukumpul, Bodeh, Bantarbolang, dan sekitarnya.</p>
<p>Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 17:30 WIB</p>
<p>Prakirawan BMKG Jawa Tengah</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-hujan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi hujan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-hujan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi hujan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dorong UMKM Binaan Naik Kelas, Pertamina Dukung UMKM Sociopreneur</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-34192/dorong-umkm-binaan-naik-kelas-pertamina-dukung-umkm-sociopreneur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2020 06:35:47 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kerajinan Bantal Smock]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-34192/dorong-umkm-binaan-naik-kelas-pertamina-dukung-umkm-sociopreneur</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Pembinaan dan pendampingan UMKM binaan oleh PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan dilakukan secara masif. Tujuannya yakni jelas untuk mendorong para UMKM binaan naik kelas dan mengembangkan usahanya. Serta dapat membantu masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Pembinaan dan pendampingan UMKM binaan oleh PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan dilakukan secara masif. Tujuannya yakni jelas untuk mendorong para UMKM binaan naik kelas dan mengembangkan usahanya. Serta dapat membantu masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan.</p>
<p>Hal ini sudah diterapkan oleh Naning Herdining. Pemilik UMKM Indah Cipta ini telah menerapkan usaha berbasis sociopreneur dalam menjalankan bisnisnya. &#8220;Saya ajak ibu-ibu rumah tangga yang mengganggur untuk bantu membuat kerajinan bantal. Supaya jadi pemasukan untuk mereka juga,&#8221; jelas Naning.</p>
<p>Saat ini sudah ada sekitar 5 hingga 6 karyawan yang membantu usahanya. Jumlah itu bisa saja bertambah tergantung pada banyaknya pesanan yang datang. Naning akan bertugas menggunting pola pada kain satin lalu memberikan pada karyawan untuk disempurnakan. &#8220;Karena ini produk handmade, kualitas sangat dijaga sehingga 1 bantal ukuran 40&#215;40 bisa selesai 3-4 hari,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Usaha yang berbasis di daerah Takalar, Sulawesi Selatan ini telah dijalani Naning sejak tahun 2000. Pada awalnya, ia hanya iseng mengisi waktu luang untuk membuat sarung bantal dan gorden smock. Namun, karena positifnya komentar dari keluarga dan tetangga sekitar, membuat Naning serius menggeluti usaha ini.</p>
<p>Beragam karya seperti sarung bantal, bantal guling, taplak meja, bed cover, sampai tas pesta, ia jajakan dalam tokonya. Untuk masalah harga, Naning tidak mematok harga yang tinggi, untuk barang dagangannya jika dilihat dari tingkat kerumitan pembuatan. Yakni berkisar antara Rp 50 ribu hingga paling Rp 125 ribu per sarung bantalnya.</p>
<p>Berkat kegigihannya, Naning bisa mendapatkan omzet hingga Rp 10 juta per bulan. Saat ini, dengan menjadi mitra binaan Pertamina, perempuan kelahiran Madiun ini memiliki banyak kesempatan untuk mempromosikan produknya dalam ajang pameran seperti yang digelar di Samarinda tahun 2017 lalu. &#8220;Semoga dengan bantuan modal dari Pertamina ini dapat saya manfaatkan untuk mengembangkan usaha dan membantu banyak orang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menambahkan, Pertamina mengapresiasi usaha berbasis socioprenenur yang dijalani oleh Naning. Menurutnya, hal ini merupakan contoh penerapan Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). &#8220;Dengan naik kelasnya para UMKM, diharapkan para pekerjanya makin sejahtera dan membawa multiplier effect bagi semuanya,&#8221; tutup Fajriyah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kerajina-Bantal-Smock.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Kerajina Bantal Smock]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Kerajina-Bantal-Smock-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Kerajina Bantal Smock]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Waspada Lur! Gelombang Tinggi 4 Meter Berpotensi Terjadi 3 Hari Kedepan di Perairan Selatan Jawa</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-32196/waspada-lur-gelombang-tinggi-4-meter-berpotensi-terjadi-3-hari-kedepan-di-perairan-selatan-jawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2020 13:23:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-32196/waspada-lur-gelombang-tinggi-4-meter-berpotensi-terjadi-3-hari-kedepan-di-perairan-selatan-jawa</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; Keeksotisan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Pangandaran dalam hal traveling, yakni salah satunya adalah pantai. di Cilacap misalnya ada Teluk Penyu yang banyak dikenal oleh masyarakat baik lokal maupun luar daerah, Bahkan dipopulerkan melalui tembang Campursari oleh Almarhum Didi Kempot.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a></strong> &#8211; Keeksotisan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Pangandaran dalam hal traveling, yakni salah satunya adalah pantai. di Cilacap misalnya ada Teluk Penyu yang banyak dikenal oleh masyarakat baik lokal maupun luar daerah, Bahkan dipopulerkan melalui tembang Campursari oleh Almarhum Didi Kempot.</p>
<p>Kebumen juga demikan, ada pantai Menganti, Petanahan, begitu juga Purworejo. Diketahui, bahwa perairan selatan ini meliputi sejumlah wilayah dari mulai D.I.Y. (Daerah Istimewa Yogyakarta), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Barat (Jabar).</p>
<p>Untuk wilayah Jawa Barat, Sukabumi, Garut, Cianjur, Tasikmalaya, Pangandaran memiliki pantai yang juga kerap dikunjungi wisatawan.</p>
<p>Pangandaran misalnya, pantai ini pun cukup di kenal, di tambah lagi dipopulerkan melalui lagu yang dibawakan oleh Doel Sumbang.</p>
<p>Oleh sebab itu, maka Jurnal Online ingin memberikan informasi terkait Prakiraan Gelombang Tinggi di Wilayah Perairan Selatan Jawa.</p>
<p>Berdasarkan rilis Stasiun meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, bahwa Minggu 20 September 2020 s/d Selasa 22 September 2020 potensi gelombang tinggi diwilayah perairan selatan jawa berkisar 1 &#8211; 4 meter.</p>
<p>Kondisi tersebut juga dibarengi dengan tiupan angin dari Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 4 &#8211; 25 knot.</p>
<p>Info demikian itu, harap diperhatikan. Adapun resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Himbauan pun diberikan agar masyarakat dan yang beraktivitas di perairan untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas BMKG.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Kesulitan Tempat, Tak Punya Where</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-31700/kesulitan-tempat-tak-punya-where</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2020 16:51:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-31700/kesulitan-tempat-tak-punya-where</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; Setiap hari berita Pandemi kembali naik. Lalu, pemerintah daerah memberlakukan aktivitas terbatas di bawah 50 orang dan harus sesuai protokol kesehatan. Pemberlakuan kebijakan menyambut kuartal III ekonomi tentu perlu dipertimbangkan mengingat pertumbuhan ekonomi yang cenderung menurun dan Bahkan ekonomi mati.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a></strong> &#8211; Setiap hari berita Pandemi kembali naik. Lalu, pemerintah daerah memberlakukan aktivitas terbatas di bawah 50 orang dan harus sesuai protokol kesehatan. Pemberlakuan kebijakan menyambut kuartal III ekonomi tentu perlu dipertimbangkan mengingat pertumbuhan ekonomi yang cenderung menurun dan Bahkan ekonomi mati.</p>
<p>Darimana kita akan memulainya? Syahwat ekonomi atau motif ekonomi, mau tidak mau dengan jalan manufakturing. Revolusi di Inggris, Restorasi Meiji, dll menjadi contoh nyata. Karenanya membangun mulai dari 0. Sebuah negeri yang aman dan nyaman, penduduknya sehat, baru kita mencapai kesejahteraan. Aktivitas virtual serba digital harus dihadapi di tengah suasana masa Pandemi. Tahun 19 99, saya pernah mengalami kemarau sampai November. Tahun 2012 juga sampai pertengahan Desember. Artinya apa? Ada ketidaknormalan cuaca. Tahun 2000 an sangat terkenal dengan analisa pembangunan berkelanjutan., sama artinya dengan step by step. Bahkan sekarang harus ekstra kerja keras, cerdas dan ikhlas. Demi negeri yang lahir lewat cucuran darah para syuhada, keringat dan air mata seluruh rakyat penjuru negeri.</p>
<p>Mari kita gerakan ekonomi sektor riil (ekonomi nyata) yang berada di pusaran ekonomi kecil dan menengah (UMKM). Karena sektor inilah yang akan memutar moda ekonomi rakyat. Ekonomi pinggiran memang harus diperkuat, karena baru memulai usaha.</p>
<p>Tentu, hal paling nekat, keberanian, kesabaran, kesungguhan, kerja keras dan ikhlas menerima keadaan. di saat daya beli masyarat menurun, pendapatan tentu saja berimbas pada pemasukan keuangan. Padahal sekarang era global, di mana kita harus serba cepat, efektif dan efisien dalam hal apa pun, agar produktivitas meningkat. Istilah orang baru usaha ora Ketang wis usaha blusukan, malah blangsakan. Ikhtiar untuk memperbaiki keadaan yang jelas harus dibangkitkan. Diam, berarti tidak merubah keadaan.</p>
<p>Hal paling sulit dari 5 modal (manusia, mesin, material, modal, maintenance) meski untuk bangkit dari moda industri selain itu harus tahu dan siap masuki market (pasar). Memang tidak mudah memenej semua hal tersebut di atas, bila mengandalkan teori. Saat ini yang paling penting, kerja kongkrit, bertindak nyata.</p>
<p>Tentu saja hal paling krusial bagi dunia jurnalistik sekarang, tentang tempat (where). di mana seluruh aktivitas manusia seolah -olah mudah dikerjakan cukup satu genggaman tangan. Manusia harus mengolah keterbatasan yang ada pada diri masing-masing untuk saling bekerja sama satu sama lain. Berita untuk bertahan yang tidak sehari, harus diolah lebih awet. Kendala tempat biasanya bisa disiasati dengan teknologi. Padahal dari satu tangan itu akan (invisible hand) kadang tidak terlihat oleh pasar. (***) kkp</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pic-virus-bentuk-corona.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi pic virus bentuk corona]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pic-virus-bentuk-corona-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi pic virus bentuk corona]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Rabu 08 Juli 2020, Cuaca di Cilacap Cerah Berawan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-28650/rabu-08-juli-2020-cuaca-di-cilacap-cerah-berawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2020 20:29:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Info Prakiraan Cuaca Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-28650/rabu-08-juli-2020-cuaca-di-cilacap-cerah-berawan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Update informasi mengenai Prakiraan Cuaca di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah pada hari ini, Rabu, 08 Juli 2020. Namun sebelum itu kami akan memberikan informasi seputar nuansa dan destinasi tempat-tempat yang indah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Update informasi mengenai Prakiraan Cuaca di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah pada hari ini, Rabu, 08 Juli 2020. Namun sebelum itu kami akan memberikan informasi seputar nuansa dan destinasi tempat-tempat yang indah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.</p>
<p>Cilacap adalah Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah dan merupakan Kabupaten yang terluas di jateng. di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Banyumas dan Kebumen. di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. di sebelah barat berbatasan dengan Kota Banjar dan Kecamatan Purwadadi, Lakbok, Rancah Ciamis Jawa Barat dan juga batasnya adalah Sungai Citanduy. di sebelah Utara berbatasan dengan Brebes, dan Kuningan Jawa Barat.</p>
<p>Cilacap memiliki bahasa yang khas yakni Jawa Banyumasan atau Ngapak, suatu wilayah yang juga disebut masih dalam Karesidenan Banyumas. Biasa dikenal Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen).</p>
<p>Selain itu, di Cilacap juga terdapat wilayah yang masyarakatnya berbahasa Sunda. Adapun di Kabupaten ini juga dilintasi 2 sungai besar yaitu Sungai Citanduy yang bermuara di Laguna Segara Anakan dan juga Sungai Serayu.</p>
<p>Kabupaten ini memiliki Klub Sepak Bola bernama PSCS Cilacap dengan Stadion bernama Wijayakusuma dan berkapasitas tribun penonton yakni 25.000 lebih.</p>
<h2>Wisata di Kabupaten Cilacap</h2>
<p>Cilacap memiliki sejumlah potensi wisata yang mengagumkan, di Kabupaten ini ada Kemit Forest Education di Kecamatan Sidareja dan Hutan Mangrove yang terletak di Kampung Laut. Serta Pulau Momongan di Nusawungu, ketiganya adalah wisata dengan Nuansa Hutan. Ada juga Hutan Payau dan Wisata Karang Banar.</p>
<p>Cilacap juga memiliki wisata air seperti Kubangkangkung di Kawunganten dan Danau Bojongrongga di Kedungreja.</p>
<p>Di Wilayah bagian Barat masih mengandalkan Curug sebagai Wisata Alam. Diantara Curug yang terkenal yakni Curug Cimandaway yang berada di Kecamatan Dayeuhluhur dan Merupakan Curug Tertinggi di Kabupaten ini. Selain itu ada Curug Bandung yang terletak di Kecamatan Wanareja, Curug Manik di Kecamatan Majenang. Ada juga Bukit Panorama Ketapang Indah dan Cidayeuh Canyon di Dayeuhluhur, serta Curug Geulis di Cipari.</p>
<p>Wisata Lautnya juga tak kalah bagusnya, meliputi Pantai Widarapayung di Binangun, Pantai Jetis di Nusawungu, Pantai Teluk Penyu. Pantai Permisan (Pantai Kopassus TNI) yang berada di dekat Pulau NUSAKAMBANGAN Pantai Sodong, Pantai Pesisir Kutawaru dan Pantai Pasir Putih Ranca Babakan Kampung Laut.</p>
<p>Ada juga Bendungan Manganti di perbatasan Cilacap Jawa Tengah dengan Ciamis, dan Kota Banjar Jawa Barat. Selain itu ada Taman Bunga Tali Asmoro, Pantai Cemara Sewu, Benteng Pendem, Gunung Selok, Srandil.</p>
<p>Dari kulinernya yang terkenal adalah Brekecek, Rempeyek Yutuk, Mendoan juga jadi primadona tidak hanya di Banyumas.</p>
<h2>Cilacap Memiliki 24 Kecamatan yang di antaranya !</h2>
<blockquote><p>Adipala, Bantarsari, Binangun, Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Cimanggu, Cipari, Dayeuhluhur, Gandrungmangu, Jeruklegi, Kampung Laut, Karangpucung, Kawunganten, Kedungreja, Kesugihan, Kroya, Majenang, Maos, Nusawungu, Patimuan, Sampang, Sidareja, Wanareja</p></blockquote>
<p>Bagi saudara yang ingin mengetahui Kondisi dan prakiraan cuaca terbaru hari ini, Rabu (08/07/2020), bisa melihatnya di sini.</p>
<p>Adapun informasi ini bersumber dari laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sehingga informasi ini akurat.</p>
<h2>Prakiraan Cuaca Cilacap</h2>
<blockquote><p>&#8211; Pukul 04:00 WIB cuaca di Cilacap menunjukan bahwa Berawan dengan suhu udara mencapai 24°C dengan kelembapan 95 % dan Kecepatan Angin 10 km/jam tenggara.</p>
<p>&#8211; Pukul 07:00 WIB cuaca di Cilacap menunjukan bahwa Cerah Berawan dengan suhu udara mencapai 25°C dengan kelembapan 85 % dan Kecepatan Angin 20 km/jam Timur.</p>
<p>&#8211; Pukul 10:00 WIB cuaca di Cilacap menunjukan bahwa Cerah Berawan dengan suhu udara mencapai 28°C dengan kelembapan 75 % dan Kecepatan Angin 20 km/jam Timur.</p>
<p>&#8211; Pukul 13:00 WIB cuaca di Cilacap menunjukan bahwa Cerah Berawan dengan suhu udara mencapai 32°C dengan kelembapan 65 % dan Kecepatan Angin 30 km/jam Timur.</p>
<p>&#8211; Pukul 16:00 WIB cuaca di Cilacap menunjukan bahwa Cerah Berawan dengan suhu udara mencapai 28°C dengan kelembapan 70 % dan Kecepatan Angin 30 km/jam Tenggara.</p>
<p>&#8211; Pukul 19:00 WIB cuaca di Cilacap menunjukan bahwa Berawan Tebal dengan suhu udara mencapai 28°C dengan kelembapan 85 % dan Kecepatan Angin 30 km/jam Timur.</p></blockquote>
</p>]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Fakta Unik Kambing Gunung Amerika</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-28574/fakta-unik-kambing-gunung-amerika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2020 20:01:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dunia Binatang]]></category>
		<category><![CDATA[Rocky Mountain Goats]]></category>
		<category><![CDATA[Unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-28574/fakta-unik-kambing-gunung-amerika</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Kambing di jawa disebut Embe, Wedus, dan jenisnya pun macam-macam, ada kambing garut, gembel, Bahkan terbaru ada yang namanya etawa yang bisa menghasilkan susu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kambing di jawa disebut Embe, Wedus, dan jenisnya pun macam-macam, ada kambing garut, gembel, Bahkan terbaru ada yang namanya etawa yang bisa menghasilkan susu.</p>
<p>Berbicara mengenai kambing, ternyata ada jenis hewan pemakan rumput yang hobinya panjat-panjatan, tapi bukan pansos ya, sebab hewan ini sukanya panjat tebing. Nama latinyya Oreamnos Americanus. Jika melihat ada kata amerikanya, sepertinya kambing satu ini memang ada di dataran Amerika sana.</p>
<p>Nama inggrisnya pun cukup keren, yakni Rocky Mountain Goat karena hidupnya di pegunungan Rocky. di indonesia sepertinya tidak ada, meski demikian namanya disebutkan &#8220;Kambing Gunung&#8221;. Walah bukannya di gunung banyak yang pelihara kambing yah, tapi ini lain dan unik,
.</p>
<h2>Berikut ini faktanya mengenai si Rocky Goats ini:</h2>
<p>1. Kambing tapi bukan Bukan Kambing</p>
<p>Dijumpai dibeberapa laman, salah satunya di wikipedia.org, bahwa hewan satu ini meski dari segi bulu dan bentuk fisiknya seperti kambing, namun bukan kambing. Si Rocky Goats ini rupanya masih sejenis dengan menjangan alias kijang juga rusa.</p>
<p>2. Bulunya Putih dan Tebal</p>
<p>Punya bulu tebal dan warnanya putih, kalau melihat kartun Shaun Sheep juga demikian. Namun faktanya ada yang unik kenapa bulunya tebal dan putih bersih.</p>
<p>Usut punya usut, ternyata si Rocky Goats hidupnya di wilayah bersalju. Sehingga ketebalan bulunya itu seperti halnya jaket yang bisa menghangatkan tubuh.</p>
<p>Selain daripada itu, warna bulu yang putih ini juga sebagai pelindung diri si Rocky Goats dari ancaman hewan buas. Pasalnya warna bulunya yang putih itu seperti halnya warna salju, sehingga bisa untuk berkamuflase.</p>
<p>3. Kuku yang Panjang dan Kuat</p>
<p>Semua kambing kayanya sih punya kuku, namun si Rocky Mountain Goats ini beda dengan Kambing kebanyakan. Sebab dengan kukunya yang panjang itu, membuat hewan satu ini bisa panjat tebing berbatu guna mencengkram kuat bebebatuan. Meskipun yang dinaikinya itu bisa dikatakkan tebing yang kemiringannya hampir tegak lurus.</p>
<p>4. Cari Makannya di Atas Gunung</p>
<p>Gunung di indonesia mungkin surganya buat hewan pemakan rumput, sebab banyak tetumbuhan yang hidup di alam bebas di indonesia Bahkan tidak hanya di gunung.</p>
<p>Namun lain halnya dengan Hewan yang ada di benua Amerika ini, pasalnya cari makanya harus panjat tebing dahulu. Dan ternyata makanannya itu adalah rumput dan lumut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>TNI Polri Razia Pengguna Jalan di Cilacap yang tak Menggunakan Masker</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-26961/tni-polri-razia-pengguna-jalan-di-cilacap-yang-tak-menggunakan-masker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 19:31:04 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Masker]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-26961/tni-polri-razia-pengguna-jalan-di-cilacap-yang-tak-menggunakan-masker</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Guna mencegah penyebaran covid-19 di jalan raya, petugas gabungan covid19 di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah melakukan razia penggunaan masker bagi pengendara motor, becak, sepeda maupun warga yang jalan kaki, Rabu (13/05/2020).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Guna mencegah penyebaran covid-19 di jalan raya, petugas gabungan covid19 di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah melakukan razia penggunaan masker bagi pengendara motor, becak, sepeda maupun warga yang jalan kaki, Rabu (13/05/2020).</p>
<p>Razia ini dilakukan oleh petugas gabungan TNI &#8211; Polri dan Instansi Pemerintahan Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Satu persatu pengendara roda dua dan roda empat diberhentikan untuk diperiksa apakah memakai masker atau tidak.Petugas menemukan banyak penggendara yang tidak menggunakan masker.</p>
<p>Petugas langsung meminta mereka menggunakan masker, Bahkan petugas membagikan masker gratis kepada pengendara, yang tidak memiliki masker. Banyak alasan, yang disampaikan pengendara, kenapa tidak mematuhi aturan memakai masker. Mulai dari masker masih basah karena habis dicuci hingga lupa membawa masker.</p>
<p>Di tempat terpisah, Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya menjelaskan apapun alasannya, memakai masker di luar rumah merupakan kewajiban. Dan ini di lakukan bertahap, mulai dari Sosialisasi, teguran dan tindakan.</p>
<p>&#8220;Uami akan melakukan ketegasan dalam hal ini, dengan tujuan untuk meminimalisir penambahan jumlah posiitif yang terkena covid-19 di Kabupaten Cilacap. Dan kami berharap agar masyarakat sadar dengan adanya covid-19 ini. Untuk itu agar selalu mematuhi aturan yang ada. Agar tidak terjadi penambahan jumlah positif setiap harinya.&#8221; Ucap Kapolres. (Humas Polres Cilacap)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
