<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>3954 Pos Artikel oleh Penulis Redaksi Cilacap.info &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/author/redaksi/feed/feedku" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Inspirasi Berkarya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Jul 2022 06:12:31 +0700</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<copyright>2026 Cilacap.info</copyright>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>3954 Pos Artikel oleh Penulis Redaksi Cilacap.info &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Memanfaatkan Legume Cover Crop Pada Tanaman Sawit</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-48602/memanfaatkan-legum-cover-crop-pada-tanaman-sawit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2022 18:26:19 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[CPO]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-48602/memanfaatkan-legum-cover-crop-pada-tanaman-sawit</guid>

					<description><![CDATA[Produktivitas sawit di Indonesia tiap tahun alami kenaikan yang begitu pesat, ditandai dengan meningkatnya CPO pada Maret 2019.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Produktivitas sawit di Indonesia tiap tahun alami kenaikan yang begitu pesat, ditandai dengan meningkatnya CPO pada Maret 2019.</p>
<p>Tercatat pada bulan ini ada peningkatkan 3% dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau dari 2,88 juta ton meningkat menjadi 2,96 juta.</p>
<p>Tidak hanya itu ekspor khusus CPO dan produk turunannya meningkat dari 2,77 juta ton pada Februari terkerek menjadi 2,78 juta ton pada bulan Maret.</p>
<p>Dikutip dari data resmi GAPKI, peningkatan permintaan CPO dan produk turunannya dari Indonesia yang cukup signifikan datang dari Asia terlebih di negara Korea Selatan, Jepang dan Malaysia.</p>
<p>Data tersebut diperoleh dari rilisan KEMENTERIAN PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA pada laman website terkait.</p>
<p>Peningkatan produktivitas CPO ini juga berkaitan dengan produktivitas buah dilapangan.</p>
<p>Milahat Produktivitas ini juga dipengaruhi oleh banyak hal yang terkait dengan teknis yang ada dilapangan antara lain;</p>
<p>Proses pemupukan, pemaggulangan penyakit dan hama tanaman, dan teknis yang lainya seperti penggunaan tanaman penutup tanah atau yang bisa disebut Legume Cover Crop (LCC).</p>
<p>Tanaman ini sengaja ditanam sebagai media untuk menjaga dan perbaikan sifat tanah, Akar tanaman ini dapat bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium dan membentuk bintil akar.</p>
<p>Rhizobium berperan dalan pengikatan nitrogen dari udara atau dengan kata lain dapat meningkatkan nitrogen dalam tanah.</p>
<p>Meningkatnya kandungan Nitrogen dibandingkan tanah awal disebabkan karena adanya simbiosis bakteri yang terdapat pada bintil akar tanaman legum ini.</p>
<p>Dimana bakteri yang berada pada bintil akar ini mampu mengikat N dari udara dalam jumlah yang besar.</p>
<p>Penanaman tanaman penutup tanah (TPT) atau legume cover crops (LCC) berfungsi untuk menekan pertumbuhan gulma, melindungi tanah terhadap penyinaran langsung sinar matahari.</p>
<p>Selain itu, dapat melindungi tanah dari tetesan langsung air hujan, mengurangi aliran permukaan dan menjaga kelembaban tanah serta menambah kesuburan tanah (sebagai pupuk hijau).</p>
<p>Selain itu, tujuan penanaman LCC pada perkebunan kelapa sawit, guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit lebih optimal, khususnya dalam menciptakan lingkungan mikro yang lebih baik.</p>
<p>Lingkungan mikro mencakup keadaan tanah dan iklim di sekitar tanaman kelapa sawit.</p>
<p>Pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit yang baik idealnya akan menghasilkan tanaman yang memiliki produktivitas yang optimal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/04/memanfaatkan-legum-cover-crop-pada-tanaman-sawit.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[memanfaatkan legum cover crop pada tanaman sawit]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/07/04/memanfaatkan-legum-cover-crop-pada-tanaman-sawit-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[memanfaatkan legum cover crop pada tanaman sawit]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ternyata Minyak Kayu Putih Bisa Bikin Irit Bensin</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-40074/ternyata-minyak-kayu-putih-bisa-bikin-irit-bensin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2021 20:42:23 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Kayu Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[Zat Aditif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-40074/ternyata-minyak-kayu-putih-bisa-bikin-irit-bensin</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; Belakangan ini tengah trend mencampurkan bensin / BBM pada kendaraan dengan zat aditif guna memperirit bahan bakar dan membuat performa motor jadi lumayan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a> &#8211; Belakangan ini tengah trend mencampurkan bensin / BBM pada kendaraan dengan zat aditif guna memperirit bahan bakar dan membuat performa motor jadi lumayan.</p>
<p>Performa lumayan yang dimaksud ini adalah torsi dan daya yang jadi lebih baik, daripada hanya menggunakan bensin tanpa campuran zat aditif pada kendaraan.</p>
<p>Adapun untuk menghasilkan kendaraan yang irit bahan bakar, maka diperlukan zat aditif untuk dicampurkan pada bensin, dalam hal ini yakni dapat menggunakan Minyak Kayu Putih.</p>
<p>Masih tidak percaya dengan hal tersebut, simak penjelasannya terlebih dahulu siapa tahu setelah ini Anda juga tertarik.</p>
<p>Dikutip Cilacap.info dari laman <strong>library.unisma.ac.id</strong>, bahwa dalam laman resmi milik Universitas Islam Malang ini terdapat arsip Karya Ilmiah dan penelitian mahasiswanya terkait penggunaan Minyak Kayu Putih untuk memperirit bahan bakar.</p>
<p>Karya Ilmiah itu berjudul &#8220;Pengaruh campuran minyak kayu putih pada petralite terhadap kinerja motor bensin honda supra X 125 R&#8221;</p>
<p>Berdasarkan pernyataan mahasiswa UNISMA tersebut, bahwa Bahan bakar adalah material, zat, atau benda yang digunakan dalam proses pembakaran untuk menghasilkan energi panas.</p>
<p>Oktober hingga November 2013, terjadi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dimana konsumsi bahan bakar dipatok 40 juta kiloliter dan setelah dilakukan perhitungan akan kebutuhan konsumsi mencapai 47,8 kiloliter atau terjadi lonjakan.</p>
<p>Untuk itu perlu diadakan penghematan bahan bakar melalui inovasi-inovasi pengembangan bahan bakar.</p>
<p>Alternatif untuk meningkatkan efisiensi pembakaran bahan bakar dan mengurangi pencemaran adalah memformulasi bahan bakar dengan zat aditif yang berfungsi untuk memperkaya kandungan oksigen dalam bahan bakar.</p>
<p>Minyak kayu putih dapat dijadikan bioaditif karena memiliki sifat yang larut dalam bahan bakar.</p>
<p>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah experimental nyata dengan model analisis varian.</p>
<p>Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertalite murni, campuran pertalite dan minyak kayu putih 2 ml, 4 ml, 6 ml dan 8 ml.</p>
<p>Variabel terikat dalam penelitian ini adalah torsi, daya, konsumsi bahan bakar serta emisi gas buang.</p>
<p>Hasil penelitian menunjukan pengaruh pencampuran aditif minyak kayu putih pada bahan bakar pertalite terhadap peforma motor bakar, konsumsi motor bakar serta emisi gas yang dihasilkan.</p>
<p>Secara umum penambahan zat aditif minyak kayu putih menunjukan perbaikan performa di antaranya torsi dan daya daya yang lebih baik.</p>
<p>Menurunkan konsumsi bahan bakar di bandingkan memakai pertalite murni seta menghasilkan nilai gas buang yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menambahkan zat aditif minyak kayu putih sebesar 4ml menaikan performa motor bakar dan mennurunkan konsumsi bahan bakar.</p>
<p>Campuran pertalite dan minyak kayu putih 8 ml menurunkan kadar CO dan HC secara drastis pada seteda motor.</p>
<p>Tak hanya Jurnal Ilmiah dari Mahasiswa Unisma, penelitian ilmiah ini juga terdapat di laman <strong>lib.unnesa.ac.id</strong>.</p>
<p>Dikutip Cilacap.info dari laman tersebut, bahwa minyak kayu putih bisa menjadi bahan alternatif bilamana cadangan minyak bumi semakin menipis agar BBM kendaraan irit.</p>
<p>Arsip dalam Karya Ilmiah berjudul &#8220;PENGARUH PENAMBAHAN BIOADITIF MINYAK KAYU PUTIH PADA BAHAN BAKAR PREMIUM TERHADAP PERFORMA, KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR&#8221;</p>
<p>Semakin menipisnya cadangan minyak bumi saat ini dan diperkirakan habis 15-20 tahun lagi, membuat kelangkaan bahan bakar minyak akan sulit dihindari.</p>
<p>Ide-ide mengenai bahan bakar alternatifpun mulai dipikirkan, baik pengembangan bahan bakar baru pengganti bahan bakar maupun penambahan bahan–bahan tertentu pada bahan bakar minyak. </p>
<p>Penelitian ini akan menggunakan minyak kayu putih sebagai bioaditif pada bahan bakar premium, untuk mencari pengaruhnya terhadap daya, torsi, konsumsi bahan bakar, dan emisi gas buang sepeda motor, serta mendapatkan komposisi terbaik untuk campurannya.</p>
<p>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan statistika deskripsitf untuk pemaparannya, dan analisis regresi untuk melihat seberapa besar pengaruhnya.</p>
<p>Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah premium + minyak kayu putih 0% (premium murni), premium + minyak kayu putih 2%, premium + minyak kayu putih 4%, premium + minyak kayu putih 6%, premium + minyak kayu putih 8%, dan premium + minyak kayu putih 10%. Variabel terikat pada penelitian ini adalah daya, torsi, konsumsi bahan bakar, dan emisi gas buang.</p>
<p>Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penambahan bioaditif minyak kayu putih pada bahan bakar premium terhadap performa, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang sepeda motor.</p>
<p>Secara umum penambahan bioaditif ke dalam premium menghasilkan daya dan torsi yang lebih besar dibandingkan premium murni, mengkonsumsi bahan bakar yang lebih hemat, serta menurunkan kadar emisi gas buang CO dan CO2 serta meningkatkan kadar HC dan O2.</p>
<p>Simpulan dari penelitian ini adalah dengan menambahkan bioaditif minyak kayu putih ke dalam bahan premium dapat meningkatkan daya dan torsi, menghemat konsumsi bahan bakar, dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih baik.</p>
<p>Komposisi campuran terbaik dihasilkan oleh premium + minyak kayu putih 4%, karena menghasilkan daya dan torsi tertinggi, campuran premium + minyak kayu putih 6% menghasilkan komsumsi bahan bakar yang lebih hemat, sedangkan campuran premium + minyak kayu putih 2% menghasilkan emisi gas buang yang paling baik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-minyak-kayu-putih-dicampurkan-bensin-agar-irit-BBM.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi minyak kayu putih dicampurkan bensin agar irit BBM]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-minyak-kayu-putih-dicampurkan-bensin-agar-irit-BBM-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi minyak kayu putih dicampurkan bensin agar irit BBM (foto: sahabat-otomotif.com)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Stop Perkawinan Anak di Kabupaten Cilacap</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-39605/stop-perkawinan-anak-di-kabupaten-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 17:01:41 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Anak Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Cilacap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-39605/stop-perkawinan-anak-di-kabupaten-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) setiap 23 Juli berdasaran Keppres Nomor 44 Tahun 1984. Tema HAN tahun 2021 adalah &#8220;Anak Terlindungi, Indonesia Maju&#8221; dengan Tagline #AnakPeduliMasaPandemi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) setiap 23 Juli berdasaran Keppres Nomor 44 Tahun 1984. Tema HAN tahun 2021 adalah &#8220;Anak Terlindungi, Indonesia Maju&#8221; dengan Tagline #AnakPeduliMasaPandemi.</p>
<p>Sebagaimana kita ketahui selama pandemi Covid-19 di Indonesia, anak-anak merupakan kelompok yang sangat terdampak. Anak-anak mengalami berbagai macam persoalan, salah satunya perkawinan anak yang semakin meningat drastis di berbagai daerah Jawa Tengah.</p>
<p>Tahun 2019 tercatat ada 2.049 kasus perkawinan anak, dan melonjak kira-kira 630 persen menjadi 12.972 kasus pada tahun 2020. Pada tahun 2021, dari Januari-April sebanyak 4.472 anak telah mengajukan dispensasi kawin.</p>
<p>Perkawinan anak banyak terjadi dibeberapa wilayah Jawa Tengah di antaranya Jepara, Pati, Blora, Grobogan, Cilacap, Brebes, Banjarnegara, dan Purbalingga.</p>
<p>Berdasarkan penelitian, faktor penyebab meningkatnya perkawinan anak yakni ekonomi atau kemiskinan, sosial budaya masyarakat, pendidikan, dan kehamilan yang tidak direncanakan.</p>
<p>Melalui peringatan HAN, Komunitas Perempuan Cilacap ([a]puancilacap.id) berharap pemerintah khususnya Kabupaten Cilacap dengan seluruh lapisan masyarakat dapat bersama-sama berpartisipasi secara aktif untuk menekan peningkatan perkawinan anak sebagai kepedulian terhadap anak-anak di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Selain itu HAN juga harus dapat dijadikan momentum untuk memberikan edukasi bahaya dari perkawinan anak kepada semua warga di Kabupaten Cilacap, baik orang tua, keluarga, anak-anak, dan masyarakat. Edukasi dapat dilakukan secara langsung maupun menggunakan media online.</p>
<p>Dengan dukungan keterlibatan dari berbagai unsur baik pemerintah, komunitas, media massa, dan akademisi akan menjadi gerakan yang lebih masif dalam berkampanye tentang bahaya perkawinan anak guna menekan angka peningkatan perkawinan anak.</p>
<p>Untuk itu, dalam momentum HAN Tahun 2021 dalam tema Anak Terlindungi Indonesia Maju yang dimaksud dapat terwujud dengan terlindungnya anak-anak di Cilacap dari perkawinan anak yang berdampak pada kesehatan reproduksi, kematian pada ibu hamil, pendidikan dan pola pengasuhan terhadap anaknya kelak.</p>
<p>Persoalan perkawinan anak merupakan permasalahan kultural yang tidak bisa diselesikan sendiri oleh pemerintah, diperlukan koordinasi dan kerja sama besar semua pihak agar optimal dalam melakukan pengawasan, serta pentingnya upaya pencegahan perkawinan anak hingga level terecil dalam masyarakat.</p>
<p>Jika edukasi perempuan tinggi, harapannya akan lebih melek tentang kesehatan sehingga mampu menentukan untuk menunda pernikahan atau kehamilan.</p>
<p>Oleh : Rinda Rachmawati, S.Pd (Puan Cilacap) &#8211; Hari Anak Nasional 2021</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anak-sehat-oleh-puan-cilacap.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi anak sehat oleh puan cilacap]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anak-sehat-oleh-puan-cilacap-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi anak sehat oleh puan cilacap]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>PERBEDAAN KINERJA PADA GURU TETAP DAN GURU TIDAK TETAP DI KABUPATEN CILACAP</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-39448/perbedaan-kinerja-pada-guru-tetap-dan-guru-tidak-tetap-di-kabupaten-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2021 16:04:25 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-39448/perbedaan-kinerja-pada-guru-tetap-dan-guru-tidak-tetap-di-kabupaten-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[Pendidikan merupakan wahana yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merupakan faktor determinan pembangunan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pendidikan merupakan wahana yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merupakan faktor determinan pembangunan.</p>
<p>Demikian dengan pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.</p>
<p>Pendidikan yang bermutu dan berkualitas akan menghasilkan sumber daya manusia yang dapat mengoptimalkan potensi sumber daya lainnya. Hal ini berarti, pendidikan diharapkan dapat menggerakkan setiap individu untuk meningkatkan kualitas keberadaannya serta mampu berpartisipasi dalam gerak pembangunan.</p>
<p>Terdapat banyak komponen yang dapat meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan, di antaranya adalah guru, bahan ajar, kondisi lingkungan dan metode 12 mengajar yang digunakan. Dari berbagai komponen tersebut guru memegang peranan yang sangat penting.</p>
<p>Guru merupakan unsur manusiawi yang sangat menentukan keberhasilan pendidikan karena hubungannya yang sangat dekat dengan anak didik dalam upaya pendidikan sehari-hari di sekolah.Guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang kompleks terhadap pencapaian tujuan pendidikan, dimana guru tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu yang akan diajarkan, memiliki seperangkat pengetahuan dan keterampilan teknis mengajar. Namun, guru juga dituntut untuk menampilkan kepribadian yang mampu menjadi teladan bagi siswa.</p>
<p>Diantara keseluruhan komponen pada sistem pembelajaran di sekolah dasar terdapat komponen yang paling esensial dan menentukan kualitas pembelajaran, yaitu guru.</p>
<p>Oleh karena itu, guru dituntut untuk memiliki kinerja yang mampu memberikan dan merealisasikan harapan dan keinginan semua pihak terutama masyarakat umum yang telah mempercayai sekolah dan guru dalam membina anak didik.</p>
<p>Dalam upaya meraih mutu pendidikan yang baik sangat dipengaruhi oleh kinerja guru dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga kinerja guru menjadi tuntutan penting untuk pencapaian keberhasilan pendidikan.</p>
<p>Kinerja adalah tingkat keberhasilan seseorang atau kelompok orang dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta kemampuan untuk mencapai tujuan dan standar yang telah ditetapkan (Sulistyorini, 2001).</p>
<p>Sehingga yang dimaksud dengan kinerja guru merupakan kemampuan yang ditunjukkan oleh guru dalam melaksanakan tugas atau pekerjaannya. Kinerja dikatakan baik dan memuaskan apabila tujuan yang dicapai sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.</p>
<p>Banyak pendapat mengatakan bahwa salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja antara lain adalah tingkat penghasilan dan gaji. Beberapa permasalahan yang tengah dihadapi guru saat ini terkait dengan masalah kesenjangan, salah satunya disebutkan permasalahan mengenai kesenjangan antara guru pegawai tetap dan guru pegawai tidak tetap atau honorer yang tidak seimbang dengan tuntutan kerja.</p>
<p>Guru Tetap Pegawai Negeri Sipil adalah guru tetap yang diangkat sebagai PNS oleh pemerintah atau pemerintah daerah berdasarkan pada peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan guru tidak tetap merupakan pengajar dan tenaga pendidik yang bekerja di instansi pemerintah yang dibayar oleh sekolah dengan menghitung jumlah jam mengajarnya.</p>
<p>Pada prinsipnya guru memiliki potensi yang cukup tinggi untuk berkreasi guna meningkatkan kinerjanya. Hanya saja potensi yang dimiliki guru untuk berkreasi sebagai upaya meningkatkan kinerjanya tidak selalu berkembang secara wajar dan lancar disebabkan adanya pengaruh dari berbagai faktor baik yang muncul dalam pribadi guru itu sendiri maupun yang terdapat diluar pribadi guru.</p>
<p>Guru tetap (PNS) dengan guru tidak tetap memiliki kesamaan kewajiban mengajar selama 24 jam dalam seminggu namun tingkat penghasilan mereka sangat dibedakan. Tingkat kesejahteraan guru memang kurang mendapat perhatian dengan posisinya yang semakin marjinal dan masih sering terjadi kontraversi.</p>
<p>Ada salah seorang guru tidak tetap mengatakan, bahwa diangkat menjadi PNS bukanlah segala-segalanya. Namun, status PNS adalah segala-galanya bagi guru bantu untuk semakin profesional.</p>
<p>Demikian pula, bahwa gaji yang 5 diterima oleh guru juga dirasakan tidak sebanding dengan tanggung jawab yang mereka emban. </p>
<p>Guru SD lebih memiliki tantangan jika dibandingkan dengan guru sekolah menengah, dimana sebagai seorang tenaga pengajar sekolah dasar, guru harus melakukan proses pembentukan awal seorang anak ketika anak tersebut mulai mengenyam bangku pendidikan formal untuk yang pertama kalinya. Selain itu sebagaimana di sekolah pada umumnya, sebagian besar pegawai di sekolah dasar adalah guru.</p>
<p>Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa terdapat beberapa guru tidak tetap baik itu guru kelas maupun guru Pendidikan Jasmani di SD dalam pembelajaran belum sesuai dengan sebagaimana mestinya.</p>
<p>Selain itu, diketahui dari hasil wawancara yang menyatakan bahwa prosentase kehadiran guru tetap dan tidak tetap selama jam mengajar di sekolah relatif sama karena kesamaan tugas di antara keduanya yaitu sebagai tenaga pengajar yang berkewajiban untuk melaksanakan tugasnya.</p>
<p>Namun, ada pula pernyataan yang menyatakan bahwa guru tidak tetap lebih rajin dan lebih serius dibandingkan dengan guru tetap.</p>
<p>Lebih lanjut dijelaskan hal tersebut dikarenakan sebagai guru tidak tetap, mereka memiliki harapan dan motivasi untuk bisa diangkat menjadi guru tetap atau guru PNS.</p>
<p>Selain itu mulai tahun 2010, pemerintah mengeluarkan kebijakan baik terhadap guru tetap maupun guru tidak tetap, harus memenuhi 24 jam mengajar selama satu minggu. Namun, pemerintah tidak mengimbangi dengan besarnya insentif yang diterima.</p>
<p>Guru tetap yang memiliki tingkat penghasilan di atas guru tidak tetap, tetapi kinerja antar keduanya hampir sama. Bahkan sebagai seorang guru tetap, mereka lebih berani untuk sering absent mengajar.</p>
<p>Berdasar teori di atas Guru Tetap dengan kondisi yang lebih baik, seharusnya memiliki kinerja yang lebih menonjol jika dibandingkan dengan guru tidak tetap.</p>
<p>Namun, kenyataan menunjukan bahwa Guru Tidak Tetap dengan insentif serta fasilitas yang jauh di bawah guru tetap, memiliki tingkat kinerja yang sama, atau justru lebih baik dibandingkan dengan guru tetap.</p>
<p><strong>Penulis: Elza Rahmi Maharani</strong>
(Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Ahmad Dahlan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-guru.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="951">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi guru]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-guru-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi guru (foto: pixabay)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI ANAK SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-39414/dampak-penggunaan-gadget-terhadap-kemampuan-interaksi-anak-sekolah-dasar-pada-masa-pandemi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 11:01:10 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dampak Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-39414/dampak-penggunaan-gadget-terhadap-kemampuan-interaksi-anak-sekolah-dasar-pada-masa-pandemi-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Perkembangan teknologi pada era sekarang ini banyak mengalami kemajuan. Perkembangan tersebut ditandai dengan munculnya suatu barang yang disebut gadget, sehingga memudahkan kegiatan manusia misalnya dapat mencari informasi dengan cepat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi pada era sekarang ini banyak mengalami kemajuan. Perkembangan tersebut ditandai dengan munculnya suatu barang yang disebut gadget, sehingga memudahkan kegiatan manusia misalnya dapat mencari informasi dengan cepat.</p>
<p>Menurut (Syahudin, 2019) gadget adalah suatu benda elektronik yang digunakan sebagai komunikasi oleh manusia seperti handphone, komputer dan lainnya. Pada awalnya penggunaan gadget hanya digunakan orang dewasa, akan tetapi dijaman modern ini gadget banyak juga digunakan pada anak-anak.</p>
<p>Penggunaan gadget untuk anak usia Sekolah Dasar (SD) tersebut bisa berdampak positif maupun negatif, yaitu anak dapat mencari materi pembelajaran dengan mudah dan dapat berkomunikasi jarak jauh.</p>
<p>Selain itu bisa berdampak negatif, yakni anak lebih sering memainkan gadget daripada bermain dan berinteraksi dengan teman sekitar. Hal ini bisa menyebabkan anak menjadi seorang individualis, sehingga orang tua harus mengawasi anak saat bermain gadget.</p>
<p>Pada saat ini dunia mengalami musibah dengan munculnya virus corona yang sangat menakutkan. Banyak orang yang terdampak virus ini baik dalam hal ekonomi, sosial dan juga pendidikan.</p>
<p>Dalam bidang pendidikan juga terdampak yaitu banyak Sekolah Dasar meliburkan semua muridnya untuk mencegah Covid-19 semakin meluas maka pembelajaran yang awalnya tatap muka tetapi sekarang ini memakai pembelajaran online menggunakan gadget.</p>
<img fetchpriority="high" decoding="async" title="ilustrasi anak kecanduan gadget" src="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anak-kecanduan-gadget.jpg" alt="ilustrasi anak kecanduan gadget" width="700" height="393" class="size-full" /><p class="image-caption">ilustrasi anak kecanduan gadget</p>
<p>Gadget berpengaruh terhadap anak Sekolah Dasar seperti anak tidak saling berbicara saat berkumpul bersama, sehingga menghilangkan kebiasaan yang telah ada. Banyak anak usia sekolah dasar yang memakai gadget dengan durasi lebih dari 2 jam sehari dan mengalami perubahan sikap dan perkembangan moral.</p>
<p>Untuk perubahan sikap adalah anak yang mudah marah, suka membantah orang tua, pengaruhnya ke perkembangan moral anak menjadi malas melakukan aktivitas sehari-hari, dan waktu belajar yang berkurang penyebabnya terlalu sering menonton youtube.</p>
<p>Pemakaian gadget dengan waktu yang tidak dibatasi bisa menjadikan anak antisosial lupa berinteraksi dengan lingkungan sekitar tempat tinggal. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya interaksi dengan lingkungan sekitar. Misalnya lupa bermain dengan teman sebayanya.</p>
<p>Pemakaian gadget secara terus menerus bisa melupakan kebiasaan bermain bersama teman didunia nyata. Anak juga lebih mementingkan gadget daripada perintah orang tua. Pada saat orang tua memperintah anak untuk membeli sesuatu akan tetapi anak tidak mempedulikan dan melanjutkan bermain gadget. </p>
<p>Diantara banyaknya dampak negatif dari gadget terhadap interaksi anak sekolah dasar tentu ada dampak positifnya. Dampak positif tersebut yaitu bisa mempermudah anak dalam mencari materi tugas sekolah, sebagai sarana hiburan, anak bisa berteman dengan orang banyak dan menambah rasa percaya diri mereka, anak bisa mengakses informasi dan membuat anak menjadi kreatif. </p>
<p>Dari sekian dampak dari penggunaan gadget terhadap interaksi anak sekolah dasar, tentu harus dicegah sebelum anak sekolah kecanduan dengan gadget dan melupakan kegiatan interaksi yang biasanya dilakukan.</p>
<p>Bagi anak, diharapkan mampu mengurangi frekuensi menggunakan gadget sehingga mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengontrol diri untuk tidak bermain gadget berlebihan. Bagi guru, diharapkan dapat memanfaatkan perangkat gadget sebagai media pembelajaran di masa pandemi covid-19 dengan seefektif mungkin.</p>
<p>Bagi orang tua, diharapkan mampu membantu mengawasi, mendampingi, dan membatasi penggunaan gadget, serta perilaku anak yang menyimpang sehingga anak mendapatkan kemamuan untuk mengontrol perilaku maupun ucapan.</p>
<p><strong>Elza Rahmi Maharani</strong> (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Ahmad Dahlan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anak-sekolah-dasar-pegang-gadget.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi anak sekolah dasar pegang gadget]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-anak-sekolah-dasar-pegang-gadget-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi anak sekolah dasar pegang gadget]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Benarkah NU Salat Tarawihnya Cepat</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-38141/benarkah-nu-salat-tarawihnya-cepat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2021 21:58:11 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Salat Tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-38141/benarkah-nu-salat-tarawihnya-cepat</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Salat Tarawih yang dijalankan di Masjid atau Musala NU (Nahdlatul Ulama) benarkah secepat kilat, jangan-jangan malah analisis ngawur dan dikait-kaitkan dengan fenomena viral Salat tercepat karena rakaatnya berjumlah 23 (Tarawih 20 Rakaat, Witir 3 Rakaat 2 Salam).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Salat Tarawih yang dijalankan di Masjid atau Musala NU (Nahdlatul Ulama) benarkah secepat kilat, jangan-jangan malah analisis ngawur dan dikait-kaitkan dengan fenomena viral Salat tercepat karena rakaatnya berjumlah 23 (Tarawih 20 Rakaat, Witir 3 Rakaat 2 Salam).</p>
<p>Berdasarkan sumber kompeten dan kredibel yakni di laman NU Online dengan Judul &#8220;Ketentuan Shalat Tarawih Cepat dalam Kajian Fiqih&#8221; disebutkan, bahwanya Ulama memakruhkan bacaan yang cepat.</p>
<p>Oleh sebab itu, jangan cepat berasumsi mengenai amaliyah orang lain tanpa mengetahui lebih jauh (alias dangkal).</p>
<p>Sebagaimana dijelaskan oleh Kiai Haji Miftahul Akhyar, bahwasanya Salat Tarawih cepat tersebut dapat mengabaikan substansi dari tarawih itu sendiri.</p>
<p>Secara bahasa, kata &#8220;tarawih&#8221; merupakan bentuk plural (jamak) dari kata &#8220;tarwihah&#8221;. Artinya, &#8220;istirahat&#8221;. Dalam praktik yang dicontohkan oleh salafus shalih (generasi terdahulu umat Islam), para jamaah mengambil jeda/istirahat setiap empat rakaat (dua kali salam). Waktu jeda tersebut diambil setelah mereka melakukan shalat yang cukup panjang dalam empat rakaat tersebut.</p>
<p>Jeda tersebut diisi dengan beragam kegiatan, seperti shalat dan membaca al-Quran, setelah para jamaah melaksanakan shalat dengan durasi yang cukup panjang. Demikianlah tradisi Qiyamul Lail yang dipraktikkan Nabi dan para sahabat.</p>
<p>Tujuan shalat, adalah untuk mengingat Alloh Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Sebagaimana firman-Nya:</p>
<p> (وَأَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِي (طه 14
&#8220;Dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.&#8221; (QS. Thaha: 14)</p>
<p>Karena itu, shalat yang baik seharusnya tidak menghilangkan tuma&#8217;ninah dalam setiap gerakannya. Tidak tergesa-gesa, apalagi dilakukan dengan &#8220;gerakan superkilat&#8221;.</p>
<p>قال صلى الله عليه وسلم: إنّمَاالصَّلَاةُ تَمَسْكُنٌ وَتَوَاضُعٌ وَتَضَرُّعٌ وتأوه وتنادم وَتَضَعُ يَدَيْكَ تَقُولُ اللَّهُم، اللهم. فمن لم يفعل فهي خداج. (أخرجه الترمذى والنسائى من حديث الفضل بن عباس</p>
<p>&#8220;Shalat itu haruslah engkau (dalam keadaan) tenang, merendahkan diri, mendekatkan diri, meratap, menyesali dosa-dosa, dan engkau letakkan kedua tanganmu lalu kau ucapkan &#8216;Wahai Allah, Wahai Allah&#8217;. Barang siapa yang tidak melalukan (hal itu), maka shalatnya itu kurang.&#8221; (Hadits dikeluarkan oleh At-Tirmidzi dan An-Nasâ&#8217;i dari Al-Fadl bin Abbas)</p>
<p>Catatan: Kalimat &#8220;وتضع يديك&#8221; dalam hadits di atas dalam riwayat lain berbunyi &#8220;وتمد يديك&#8221; (artinya: menengadahkan kedua tanganmu).</p>
<p>Dalam sebuah hadits lain juga diriwayatkan:
عن يحي بن ابى قتادة عن أبيه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : &#8220;إذا أقيمت الصلاة فلا تقوموا حتى ترونى, وعليكم بالسكينة.&#8221; (متفق عليه)</p>
<p>Artinya: &#8220;Jika shalat akan didirikan, janganlah kalian berdiri hingga melihatku. Dan hendaklah kalian melaksanakan shalat dengan tenang.&#8221; (Muttafaq Alaih)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-Salat-Tarawih.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1023"
				height="541">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi Salat Tarawih]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-Salat-Tarawih-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi Salat Tarawih]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Media Tak Secerah dan Semakin Tidak Menggiurkan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-38120/media-tak-secerah-dan-semakin-tidak-menggiurkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2021 02:02:31 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[Media Online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-38120/media-tak-secerah-dan-semakin-tidak-menggiurkan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; CEO Nielsen Online Jepang, Charles Buchwalter mengatakan saat ini pembaca media online di Indonesia relatif kecil dibandingkan pembaca media konvensional, baru dua persen. Jauh dibandingkan Amerika sebesar 12 persen dan Jepang 10 persen. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a></strong> &#8211; CEO Nielsen Online Jepang, Charles Buchwalter mengatakan saat ini pembaca media online di Indonesia relatif kecil dibandingkan pembaca media konvensional, baru dua persen. Jauh dibandingkan Amerika sebesar 12 persen dan Jepang 10 persen. </p>
<p>Namun, pertumbuhan online bakal meningkat pesat. Itu artinya peluang media online meraup iklan sangat besar.</p>
<p>Media online ini masih akan berkembang bisa mencari keuntungan, Buchwalter mencontohkan laman jejaring sosial, Facebook. Saat ini penggunanya ada 400 juta. Dalam setiap 1 menit ada 2.000 orang yang melihat sebuah iklan kecil yang terpampang di halaman Facebook.</p>
<p>Dengan pertumbuhan pembaca online yang terus meningkat, Buchwalter menyarankan para pemasang iklan tidak hanya menggunakan media konvensional, cetak dan televisi. Harus ada dana yang disisihkan untuk memasang iklan online.</p>
<p>Buchwalter mengatakan, kemajuan teknologi online tak lantas &#8216;membunuh&#8217; media konvensional.</p>
<p>Televisi misalnya, masih jadi media favorit dan tidak tergeser oleh media online.</p>
<p>Pasca efek domino pandemic,kini sudah tumbuh lebih dari 2000 online berita. Akibatnya? Persaingan semakin ketat di media online sekaligus media konvensional. Dahulu di kisaran tahun 2000 an, di Indonesia media online yang sampai 1 juta hitter pembaca yakni nu onle, suara merdeka dan kompas. Kini tahu nggak, yang paling digdaya di media online masih dipegang kompas dengan 10 juta pelanggan setia.</p>
<p>Tentu jalan cadas bagi media online yang baru tumbuh, karena media online mempunyai banyak prasyarat agar tetap bertahan.</p>
<p>Padahal angka iklan yang masuk di dapat oleh media online memang sangat kecil dibandingkan yang diperoleh televisi atau media cetak. Meski ada banyak orang yang bilang bahwa masa depan ada di internet, belum ada riset yang kredibel dan terbuka untuk pasar Indonesia tentang berapa kue yang didapatkan media-media online. Bentuknya hanya perkiraan: media daring Bisnis Indonesia cuma menyumbang kecil. &#8220;Sekitar 35 persenlah, masuk ke non-cetak, ya,&#8221; kata Trianto, pemred Bisnis.</p>
<p>Bisnis non-cetak itu termasuk 14 anak usaha yang dimiliki Bisnis Indonesia. Para sumber dari kalangan media yang punya pengaruh dalam langkah bisnis perusahaannya sepakat bahwa iklan digital yang diperoleh media online mereka masih minim. &#8220;Padahal biaya produksi online ini juga tidak murah, perlu SDM (sumber daya manusia) yang banyak juga kalau mau maksimal,&#8221; kata Riyadi.</p>
<p>Bukan cuma dibagi dengan dua raksasa macam Facebook dan Google, media-media online juga harus bersaing dengan influencer di media sosial untuk merebut kue iklan itu.
Ekosistem itu yang membuat bisnis media baru susah berkembang apalagi bertahan, tulis Ross Tapsell, peneliti media Indonesia asal Australia dalam Media Power in Indonesia (2017).</p>
<p>Menurutnya, sokongan bentuk bisnis yang stabil masih jadi masalah besar bagi pelaku bisnis media, apalagi jika tidak tergolong ke dalam konglomerasi media di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Banyak media cetak di Indonesia terpaksa menjual (medianya) kepada konglomerat digital. Beberapa contoh awal termasuk Suara Pembaruan (Riady Group) dan Surabaya Pos (Bakrie Group). Banyak koran independen di daerah juga dijual. Beberapa lain terpaksa tutup, misalnya, salah satu harian tertua Sinar Harapan yang basisnya di Jakarta, didirikan pada 1961,&#8221; tulis Tapsell, dosen Australian National University.</p>
<p>Konglomerat media yang dimaksud Tapsell adalah delapan perusahaan media yang bukan cuma berhasil melanggengkan bisnisnya, melainkan juga berkembang sebagai konglomerat digital. Disebut demikian karena mereka tak cuma punya koran, tapi juga stasiun televisi, radio, media online, dan bahkan infrastruktur sendiri seperti satelit..</p>
<p> Infrastruktur ini yang menurut Tapsell akan memberikan kuasa kepada perusahaan-perusahaan tersebut untuk memengaruhi media-media kecil yang modalnya kalah saing. Delapan perusahaan ini adalah CT Corp milik Chairul Tanjung; Global Mediacom milik Hary Tanoesoedibjo; EMTEK milik Eddy Kusnadi Sariaatmadja; Visi Media Asia milik Bakrie Group; Media Group milik Surya Paloh; Berita satu Media Holding milik Keluarga Riady; Jawa Pos milik Dahlan Iskan; dan Kompas Gramedia milik Jakoeb Oetama.</p>
<p>Merujuk riset Nielsen Indonesia, total belanja iklan di TV dan media cetak mencapai Rp134,8 triliun, atau naik 14 persen dari tahun sebelumnya. Dari angka itu, perolehan iklan di televisi mengambil 77 persennya alias Rp103,8 triliun.</p>
<p>Sementara media cetak hanya mendapatkan sisanya, dengan rincian: koran sebesar Rp29,4 triliun atau 22 persen, dan majalah sebesar Rp1,6 triliun atau hanya 1 persen. Riset Nielsen ini memantau iklan pada 15 stasiun televisi nasional, 99 surat kabar, serta 123 majalah dan tabloid. Belanja iklan ini sedikit menurun seiring penurunan jumlah media yang beroperasi,</p>
<p>Peta persaingan media hamper serupa persaingan media cetak diawal kran kebebsabn pers dibuka tahun 1998, di mana hamper 1000 media tumbuh, sekali lagi media online yang tumbuh sampai 2000 lebih tentu menjajikan, namun juga akan mengalami evolusi yang sama seperrti media cetak, siapa yang kuat bertahan, kuat modal dan mudah mendapat iklan, mampu menggaet pembaca serta memperoleh dukungan public, kualitas karya jurnalistik baik, kesejahteraan wartawan dijamin, itulah medfia yang akan mampu bertahan dan tetap di hati public.
Orang bilang media konvensional akan mati, tapi sebenarnya tidak, karena orang sekarang menikmati media secara bersamaan. di internet ya, di televisi juga bahkan lewat genggaman HP android, semua orang bisa mengaksesnya (***)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-media-online.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi media online]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-media-online-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi media online]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>JURNAL: Produk MLM Dijual Murah Benarkah Palsu</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-37561/jurnal-produk-mlm-dijual-murah-benarkah-palsu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 22:15:12 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jaringan Berjenjang]]></category>
		<category><![CDATA[MLM]]></category>
		<category><![CDATA[Multi Level Marketing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-37561/jurnal-produk-mlm-dijual-murah-benarkah-palsu</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE &#8211; Sudah sekian banyak perusahaan Multi Level Marketing (MLM) / Network Marketing / Direct Selling yang mengklaim bahwa produk yang ada di Toko atau Apotik yang dijual murah adalah produk palsu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">JURNAL ONLINE</a></strong> &#8211; Sudah sekian banyak perusahaan Multi Level Marketing (MLM) / Network Marketing / Direct Selling yang mengklaim bahwa produk yang ada di Toko atau Apotik yang dijual murah adalah produk palsu.</p>
<p>Benarkah demikian adanya, jangan-jangan hanya klaim sepihak dari perusahaan MLM. Pasalnya berdasarkan fakta di lapangan bahwa produk yang dijalankan dengan sistem jaringan berjenjang dan dijual murah merupakan produk asli yang berasal dari member bisnis MLM.</p>
<p>Alasan logis produk MLM dijual murah yakni karena produk yang berasal dari bonus atau belanja ulang cukup banyak dan menumpuk sehingga dijual oleh member yang bersangkutan.</p>
<p>Produk murah di bawah harga standar dari perusahaan MLM ini tidak hanya terjadi pada bisnis MLM dengan sistem matahari melainkan juga dalam sistem binary (2 kaki).</p>
<p>Malah dalam sistem binari, penjualan produk murah biasanya disengaja oleh member MLM sebagai bentuk dari main sistem.</p>
<p>Tak masalah produk dijual murah bagi pemain MLM binari meskipun jaringannya pincang sebelah pasalnya dengan main sistem disinyalir tak akan merugi, sebab telah dihitung bonus sponsor, bonus jaringan ke dalaman level dan reward.</p>
<p>Kalau demikian adanya, jelas keliru mengklaim bahwa produk yang dijual secara konvensional harganya murah adalah produk palsu daripada memblokir membernya yang terindikasi bermain sistem.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tak Hanya Vtube, Compass, IGLike, TikTok Cash Tawarkan Penghasilan, Awas ilegal dan penipuan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-36590/tak-hanya-vtube-compass-iglike-tiktok-cash-tawarkan-penghasilan-awas-ilegal-dan-penipuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 05:37:16 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[IGLike]]></category>
		<category><![CDATA[Member Get Member]]></category>
		<category><![CDATA[Money Game]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok Cash]]></category>
		<category><![CDATA[Vtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-36590/tak-hanya-vtube-compass-iglike-tiktok-cash-tawarkan-penghasilan-awas-ilegal-dan-penipuan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Tidak hanya Vtube, aplikasi penghasil uang serupa terus bermunculan seperti IGLike, TikTok Cash dan Compass.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tidak hanya Vtube, aplikasi penghasil uang serupa terus bermunculan seperti IGLike, TikTok Cash dan Compass.</p>
<p>Rata-rata aplikasi atau website tersebut diragukan, pasalnya tidak jelas alamatnya dan tidak ada nomer telepon tersedia. Adapun hanya berani memunculkan alamat email.</p>
<p>Aplikasi ini jelas nyata terdapat unsur dengan skema Ponzi atau Money Game yang mana juga menggunakan metode jaringan atau sponsorship.</p>
<p>Berdalih nonton iklan dan mengklaim sebagai platform advertising masa kini, aplikasi seperti ini menyita banyak perhatian banyak orang.</p>
<p>Parahnya bukan hanya orang awam yang gaptek akan teknologi, akan tetapi tak sedikit tenaga pendidik, mahasiswa, pelajar mendaftarkan diri.</p>
<p>Berdasarkan pantauan, daftarnya memang bisa gratis namun jika ingin penghasilan lebih maka harus upgrade dengan cara membayar agar naik level atau peringkat.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari Otoritas Jasa Keuanga (OJK), terdapat 6 ciri-ciri investasi bodong atau ilegal, adapun sebagai berikut:</p>
<p>1. Menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat.</p>
<p>2. Menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru.</p>
<p>3. Memanfaatkan tokoh masyarakat/tokoh agama.</p>
<p>4. Janji aset aman dan jaminan pembelian kembali.</p>
<p>5. Klaim tanpa risiko (free risk).</p>
<p>6. Legalitas tidak jelas.</p>
<p><strong>Member Get member</strong></p>
<p>Selain meresahkan juga bisa menjadi lahan penipuan dimana orang dijanjikan penghasilan dan kaya mendadak.</p>
<p>Tak hanya itu, bahkan juga terdapat Leader yang memang berniat untuk mengembangkan jaringan.</p>
<p>Orang awam yang tidak mengerti apa-apa terkadang terkecoh dan kemudian mengeluarkan uang, bahkan berani dengan nominal yang fantastis.</p>
<p>Biasanya orang dijanjikan berpenghasilan tanpa dijelaskan harus mencari member baru atau diwajibkan untuk menonton iklan.</p>
<p>Oleh sebab itu hati-hati dan selalu waspada.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Vtube yang Bayar Member, Creator Studio FB dan Youtube Dibayar Google dan Facebook</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-36531/vtube-yang-bayar-member-creator-studio-fb-dan-youtube-dibayar-google-dan-facebook</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2021 19:41:41 +0700</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Skema Ponzi]]></category>
		<category><![CDATA[Vtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-36531/vtube-yang-bayar-member-creator-studio-fb-dan-youtube-dibayar-google-dan-facebook</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Membagikan konten video di facebook dan youtube jika laman (fanpage) telah memenuhi syarat dapat menghasilkan uang dan bisa dicairkan langsung melalui bank lokal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Membagikan konten video di facebook dan youtube jika laman (fanpage) telah memenuhi syarat dapat menghasilkan uang dan bisa dicairkan langsung melalui bank lokal.</p>
<p>Namun di Vtube, menonton iklan hanya diberikan poin yang katanya 1 poin setara Rp14 ribu. Anehnya manakala poin akan dicairkan, poin tersebut harus dijual ke member lainnya.</p>
<p>Berbeda sekali dengan platform video youtube, dimana google akan membayarnya langsung ke rekening bank lokal, begitu juga Creator Video Facebook, perusahaan tersebutlah yang membayarnya.</p>
<p>Meski kita tahu bahwa Facebook dan Youtube menghasilkan uang dari para pengiklan, namun sistem manakala menjadi publishernya jelas dan masuk akal.</p>
<p>Google Adsense menerapkan sistem view dan klik manakala ingin pasang iklan, sama dengan publishernya, mereka dibayar dari hasil video yang di klik dan dilihat pada kontennya.</p>
<p>Sedangkan Vtube tak masuk akal, selain itu terindikasi dengan iklan manipulasi yang dipasang sendiri dengan mencatut logo brand terkenal.</p>
<p>Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga menerapkan sistem referral dan jadi sasaran Money Game.</p>
<p>Bukti-bukti nyata skema ponzi begitu jelas meski dengan berbagai macam sanggahan di luar nalar.</p>
<p>Yakni dengan membeli poin jutaan agar naik level.</p>
<p>Bahkan orang awam yang join cukup banyak yang tertipu, hanya saja mereka malu atau takut untuk melapor.</p>
<p>Selain itu perolehan poin dari menonton iklan satu hari sangat kecil tak sebanding dengan yang di gembar-gemborkan, apalagi jika tanpa referral.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Vtube-Logo.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Vtube Logo]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Vtube-Logo-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Vtube Logo]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>