<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Bekasi &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/bekasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Dec 2020 15:47:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Bekasi &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Jerit Tangis ibunda Korban Mutilasi Saat Jenazah Anaknya Tiba di Majenang Cilacap</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-33926/jerit-tangis-ibunda-korban-mutilasi-saat-jenazah-anaknya-tiba-di-majenang-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2020 12:49:02 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-33926/jerit-tangis-ibunda-korban-mutilasi-saat-jenazah-anaknya-tiba-di-majenang-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP.INFO &#8211; Jerit dan tangisan ibunda korban mutilasi saat mobil ambulance tiba dengan membawa jenazah putranya sampai di rumah duka di Dusun Bojongsari RT 03 RW 07, Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang. Kamis (17/12/2020) pagi sekira pukul 05.00 WIB.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Jerit dan tangisan ibunda korban mutilasi saat mobil ambulance tiba dengan membawa jenazah putranya sampai di rumah duka di Dusun Bojongsari RT 03 RW 07, Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang. Kamis (17/12/2020) pagi sekira pukul 05.00 WIB.</p>
<p>ibunda korban, Rusmini tak kuasa dan menangis dengan histeris pada saat itu dan lantas ditenangkan oleh sanak saudara dan tetangga.</p>
<p>Tak hanya ibunda korban, avah kandung korban juga tak kuasa dan menangis, manakala ambulance datang membawa jasad puteranya tersebut.</p>
<p>Jasad pemuda berusia 24 tahun bernama Doni Saputra itu untuk selanjutnya disholati dan ditandu untuk dimakamkan di pemakaman umum di Ciguling, Cilopadang, Majenang.</p>
<p>Diketahui, Korban sebelumnya bekerja di Bekasi di salah satu minimarket dibilangan Bekasi.</p>
<p>Dony merupakan korban pembunuhan yang cukup sadis dengan cara dimutilasi oleh pelaku yang notabene masih berusia 17 tahun dan bekerja sebagai Pengamen Jalanan, alias Manusia Silver.</p>
<p>Tubuh korban dipotong beberapa bagian dan dibuang di lokasi berbeda diwilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (jabar). Namun kemudian Polisi dari Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya berhasil dengan cepat menangkap tersangkanya.</p>
<p>Menurut tetangga korban, Doni merupakan sosok yang pendiam, mereka juga ketika mendengar kabar pembunuhan sadis lantas mengutuk keras tindakan pelaku.</p>
<p>Berdasarkan riwayat pendidikan Korban, ia termasuk anak yang pandai, pasalnya tidak banyak orang yang bisa masuk SMA Negeri 1 Majenang, apalagi jika nilainya jelek.</p>
<p>Sedangkan dari Pihak keluarga mengaku telah mengikhlaskan apa yang dialami putera mereka.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-mobil-ambulance-bawa-jenazah-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi mobil ambulance bawa jenazah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-mobil-ambulance-bawa-jenazah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi mobil ambulance bawa jenazah (foto: Tribunnews.com)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Buruh Harian Asal Cilacap Meninggal Dunia di Bekasi Dalam Mes</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-20860/buruh-harian-asal-cilacap-meninggal-dunia-di-bekasi-dalam-mes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 20:27:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-20860/buruh-harian-asal-cilacap-meninggal-dunia-di-bekasi-dalam-mes</guid>

					<description><![CDATA[Bekasi, CILACAP.INFO &#8211; Seorang buruh harian lepas bernama Badriyono warga asal jalan salam RT 04 RW 03, Kelurahan Jangrana, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah meninggal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seorang buruh harian lepas bernama Badriyono warga asal jalan salam RT 04 RW 03, Kelurahan Jangrana, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah meninggal.</p>
<p>Korban adalah seorang buruh lepas yang bekerja di kawasan industri Marunda Center, masuk Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.</p>
<p>Korban sendiri diketahui oleh temannya sudah dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (18/2019) sekira pukul 11.50 WIB.</p>
<p>Saksi yang juga teman korban, HF dan MY yang diperjelas oleh Kasub Bag Humas Polres Metro Bekasi menceritakan. Bahwa saksi MY pada hari sebelumnya melihat korban dan mengaku sakit pada MY dan juga terlihat muntah-muntah.</p>
<p>&#8220;Lalu pagi hari ini (Rabu, 18), korban kembali mengeluh sesak nafas dan minta untuk diantar ke rumah sakit.&#8221; Kata AKP Sunardi.</p>
<p>Usai dari rumah sakit, lanjut AKP Sunardi masih melanjutkan keterangan saksi MY, bahwa korban ini kemudian mandi. &#8220;Jadi, dari keterangan saksi (MY), Korban seusai mandi kemudian terlihat duduk-duduk dan sembari minum minuman kemasan Hydro Coco. Pada jam 12, saksi ini kemudian berniat untuk melihat korban yang tengah berada di mess, namun saat masuk mess korban, korban terlihat seperti tidur. Ketika dibangunkan, korban tak kunjung bangun dan dipastikan korban telah meninggal dunia.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Atas kejadian itu, saksi kemudian memberitahukan warga yang tinggal di sekitar mess korban. Selanjutnya pihak di kawasan Marunda Center menghubungi Polsek Tarumajaya.</p>
<p>Lalu, adanya kejadian tersebut pihak Kawasan Marunda Center menghubungi pihak Polsek Tarumajaya pada pukul 12.20 WIB.</p>
<p>&#8220;Dari olah TKP di Lokasi dan dari badan korban, tidak dijumpai adanya tanda-tanda korban meninggal dikarenakan tindak kekerasan. Kuat dugaan, korban ini menunggal dunia karena penyakit yang dideritanya.&#8221; Terang AKP Sunardi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
