<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Cimanggu &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/cimanggu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2020 11:03:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Cimanggu &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Heboh Kandang Ayam Petelur di Cimanggu Cilacap Diprotes Warga</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-25263/heboh-kandang-ayam-petelur-di-cimanggu-cilacap-diprotes-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2020 05:52:17 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Cimanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-25263/heboh-kandang-ayam-petelur-di-cimanggu-cilacap-diprotes-warga</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Kandang ayam petelur di Cimanggu Cilacap diprotes warga lantaran dibangun di tengah pemukiman dan menyebabkan banyak lalat hinggap di rumah mereka. Menurut data, jumlah ayam petelur yang ada dalam kandang itu ada sekitar 11.500 ekor ayam petelur.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kandang ayam petelur di Cimanggu Cilacap diprotes warga lantaran dibangun di tengah pemukiman dan menyebabkan banyak lalat hinggap di rumah mereka. Menurut data, jumlah ayam petelur yang ada dalam kandang itu ada sekitar 11.500 ekor ayam petelur.</p>
<p>Lokasi peternakan yang membuat resah hingga diprotes itu berada di Dusun Cilingga, Desa Nambo, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Bahkan sekelompok warga dari desa setempat melaporkan hal itu kepada DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dan menyerahkan surat yang telah diberi materai 6000.</p>
<p>Beberapa warga setempat Bahkan mengungkapkan kekesalannya dengan berdirinya kandang ayam petelur di tengah pemukiman mereka. Hingga ada yang membagikannya ke linimasa media sosial.</p>
<p>Salah satu akun di media sosial yang merupakan warga sekitar misalnya, karena banyaknya lalat, lantas ia menangkap lalat itu memakai lem lalat dan diunggah.</p>
<p>Surat atau berita acara itu telah ditandangani oleh RT dan RW setempat tertanggal 11 April 2020 kemarin. Diketahui, pada 17 Desember 2018, hal serupa juga terjadi di Cimanggu, dimana masyarakat resah karena adanya kandang ayam. Kini hal serupa juga kembali diresahkan oleh warga di Cimanggu, Bahkan tak hanya itu, keresahaan ini mereka unggah di linimasa.</p>
<p>&#8220;Sejak awal warga masyarakat Desa Cilingga, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap sudah menolak keberadaan peternakan ayam petelur di Desa Cilingga. Warga dan pemilik peternakan sepakat untuk menutup dan tidak digunakan lagi peternakan tersebut dengan batas waktu dari 17 Desember 2018 s/d 17 Mei 2019. Namun sampai sekarang peternakan itu masih beroperasi serta pemilik tidak mentaati kesepakatan yang telah dibuat.&#8221; Kata pemilik akun mawarmelati di instagram miliknya.</p>
<p>Berdasarkan laporannya itu, warga menyatakan keberatan atas kandang ayam petelur yang berdiri di tengah pemukiman warga. Dalam surat itu juga diterangkan bahwa akibatnya berdampak pada pencemaran udara dan juga mengganggu kesehatan serta bau yang ditimbulkan.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman lantas mengomentarinya. &#8220;Hari ini (Selasa, 14/4) Sat Pol PP telah mendatangi pemilik ayam petelur tersebut. Dan sesuai SOP, pemiliknya dipanggil untuk datang ke Pol PP guna melakukan Verifikasi pada Senin esok.&#8221; Kata Syamsul.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Petani yang Hanyut di Sungai Cikawung Cimanggu Ditemukan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-24199/petani-yang-hanyut-di-sungai-cikawung-cimanggu-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2020 05:32:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cimanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-24199/petani-yang-hanyut-di-sungai-cikawung-cimanggu-ditemukan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Nahas dialami seorang petani yang hendak pergi kesawah bernama Suparno (74). Ia berniat pergi kesawah dengan melintasi sungai cikawung cimanggu saat debit airnya naik karena hujan deras semalaman.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nahas dialami seorang petani yang hendak pergi kesawah bernama Suparno (74). Ia berniat pergi kesawah dengan melintasi sungai cikawung cimanggu saat debit airnya naik karena hujan deras semalaman.</p>
<p>Ia hanyut disungai cikawung dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim Sar Gabungan dengan keadaan mengapung.</p>
<p>Pencarian hanyutnya Suparno ini memakan waktu selama 3 (tiga) hari dengan melakukan penyisiran di bantaran Sungai Cikawung Cimanggu.</p>
<p>Sejumlah Tim Sar Gabungan mencarinya dengan perlengkapan yang telah disediakan.</p>
<p>Dalam kegiatan ini sejumlah unsur ikut membantu melakukan pencarian dan penyisiran yang di antaranya Basarnas Cilacap, Koramil Cimanggu, Polsek Cimanggu, BPBD Majenang, dan sejumlah relawan kemanusiaan.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya menyampaikan, bahwa korban ditemukan pada Selasa 24 Maret 2020 sekira pukul 09.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Setelah tiga hari melakukan penyisiran dibantaran sungai cikawung, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian.&#8221; Kata I Nyoman Sidakarya.</p>
<p>Nyoman mengatakan, penemuan korban ini ditemukan di sungai Bantar yang sudah masuk Kecamatan Wanareja Cilacap.</p>
<p>&#8220;Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tepatnya di jembatan kali bantar kecamatan wanareja Kabupaten Cilacap +- 25 Kilometer dan selanjutnya korban langsung di bawa ke rumah duka&#8221;, Jelasnya.</p>
<p>Setelah ditemukanya korban, lanjut Nyoman, Operasi SAR langsung dintutup dan Unsur SAR Gabungan dikembalikan ke kesatuanya masing-masing. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Berkat Inisiatif Babinsa, Jembatan Darurat di Desa Negarajati Cimanggu Kini Bisa Digunakan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-23755/berkat-inisiatif-babinsa-jembatan-darurat-di-desa-negarajati-cimanggu-kini-bisa-digunakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 15:51:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cimanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 14 Cimanggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-23755/berkat-inisiatif-babinsa-jembatan-darurat-di-desa-negarajati-cimanggu-kini-bisa-digunakan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Sudah menjadi kewajiban seorang Babinsa untuk mengatasi berbagai masalah di wilayah binaan, terlebih dengan adanya kerusakan infrasruktur yang menjadi akses utama di wilayah tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sudah menjadi kewajiban seorang Babinsa untuk mengatasi berbagai masalah di wilayah binaan, terlebih dengan adanya kerusakan infrasruktur yang menjadi akses utama di wilayah tersebut.</p>
<p>Diketahui salah satu jembatan di Dusun Garunggang Desa Negarajati Kecamatan Cimanggu luluh lantak akibat dampak cuaca exstrim.</p>
<p>Berkat inisiatif dan kesigapan Babinsa denagm seluruh komponen masyarakat di wilayah tersebut, kini jembatan darurat sudah bisa dioperasionalkan untuk menyampung kelumpuhan akses transportasi bagi masyarakat pengguna jalan.</p>
<p>Kini Babinsa Koramil 14 Cimanggu Sertu Carnoyo bersama rekan &#8211; rekan terus melanjutkan karya bhakti pembenahan jembatan darurat yang lokasi persisnya ada di Dusun Garunggang RT 03 RW 04 Desa Negarajati Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap, Selasa (10/03).</p>
<p>Babinsa Sertu Caryono mengatakan Akibat cuaca ekstrem hujan deras pada hari senin (9/3) lalu yang terjadi pada pukul 02.00 WIB benar benar telah mengakibatkan jembatan ambruk sehingga tidak bisa dilewati oleh warga desa Negarajati.</p>
<p>&#8220;Kami anggota koramil 14 Cimanggu Sertu Carnoyo dan rekan-rekan bersama warga melanjutkan kegiatan karya bhakti pembuatan jembatan darurat agar bisa dilewati oleh warga.&#8221; Katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, kemarin pembuatan jembatan darurat hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki saja, tapi kali ini kami membuat jembatan darurat menggunakan pohon bambu dan papan dari pohon kelapa agar bisa dilewati roda dua, ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kepada pemerintah setempat agar segera membangun kembali jembatan agar bisa di akses oleh warga tanpa ada kendala. Karena jembatan tersebut adalah akses utama untuk melancarkan perekonomian warga dan akses anak &#8211; anak yang akan pergi sekolah.&#8221; Pungkas Sertu Carnoyo. (* / Pendim 0703 Cilacap)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
