<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Doa &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/doa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Nov 2022 09:46:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Doa &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Doa Sholat Tarawih</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-25470/doa-sholat-tarawih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2020 19:28:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat Tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-25470/doa-sholat-tarawih</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Tak terasa, umat islam di seluruh penjuru dunia akan melaksanakan bulan yang penuh kemuliaan, keberkahan dan bulan yang penuh ampunan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tak terasa, umat islam di seluruh penjuru dunia akan melaksanakan bulan yang penuh kemuliaan, keberkahan dan bulan yang penuh ampunan.</p>
<p>Puasa ramadhan pada tahun 2020 ini akan jatuh pada hari yang juga penuh dengan kemuliaan. Yakni Jum&#8217;at tanggal 24 April 2020.</p>
<p>Di malam pertama menjelang puasa ramadhan, umat muslim akan melaksanakan sholat tarawih di Mushola maupun Masjid terdekat.</p>
<p>Di indonesia sendiri ada 2 aliran keagamaan yang cukup besar, yakni NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah. Untuk warga NU (Nahdliyin) sholat tarawih dilaksankan dengan jumlah 23 rakaat dengan 20 Sholat tarawih dan 3 rakaat nya sholat witir.</p>
<p>Sedangkan warga Muhammadiyah biasanya melaksanakan sholat tarawih dengan 11 rakaat.</p>
<p>Kedua ormas islam di indonesia ini, pada tahun ini akan menjalankan puasa ramadhan di hari dan tanggal yang bersamaan. Selain itu juga bersamaan dengan keputusan pemerintah melalui Kmenterian Agama. Penentuan puasa biasanya dilakukan dengan melihat rukyatul hilal atau melalui hisab.</p>
<p>Sholat Tarawih mempunyai Keutamaan </p>
<p>Dilansir NU Online, Selain ibadah puasa, salah satu yang spesial di bulan Ramadhan adalah shalat tarawih. Ritual yang dilakukan setelah shalat Isya ini memiliki keutamaan dan pahala yang besar.</p>
<p>Syekh Taqiyuddin al-Hishni dalam karyanya Kifayatul Akhyar menegaskan bahwa kesunnahan shalat tarawih merupakan kesepakatan seluruh ulama dari berbagai mazhab, tidak dianggap pendapat-pendapat yang menyelisihi konsensus tersebut.</p>
<p>Al-Hishni mengatakan: وَأما صَلَاة التَّرَاوِيح فَلَا شكّ فِي سنيتها وانعقد الْإِجْمَاع على ذَلِك قَالَه غير وَاحِد وَلَا عِبْرَة بشواذ الْأَقْوَال</p>
<p>&#8220;Adapun shalat tarawih, tidak diragukan lagi di dalam kesunnahannya. Kesepakatan ulama telah menjadi kukuh di dalam kesunnahannya, yang demikian dikatakan tidak hanya satu orang. Tidak dianggap pendapat-pendapat yang menyimpang&#8221; (Syekh Taqiyuddin al-Hishni, Kifayah al-Akhyar, hal. 89).</p>
<p>Terdapat beberapa hadits yang menjelaskan tentang keutamaan tarawih. di antaranya hadits Nabi riwayat Imam al-Bukhari, Muslim dan lainnya: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ</p>
<p>&#8220;Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau&#8221; (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya). Ulama sepakat bahwa redaksi &#8220;qâma ramadlâna&#8221; di dalam hadits tersebut diarahkan pada shalat tarawih.</p>
<p>Syekh Khatib al-Syarbini menegaskan: وَقَدْ اتَّفَقُوا عَلَى سُنِّيَّتِهَا وَعَلَى أَنَّهَا الْمُرَادُ مِنْ قَوْلِهِ &#8211; صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ &#8211; «مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ» رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَقَوْلُهُ: إيمَانًا: أَيْ تَصْدِيقًا بِأَنَّهُ حَقٌّ مُعْتَقِدًا فَضِيلَتَهُ، وَاحْتِسَابًا: أَيْ إخْلَاصًا،</p>
<p>&#8220;Ulama sepakat atas kesunnahan tarawih dan sesungguhnya tarawih adalah shalat yang dikehendaki dalam hadits Nabi, Barang siapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau. Hadits diriwayatkan al-Bukhari.</p>
<p>Adapun sabda Nabi &#8220;imanan&#8221;, maksudnya adalah membenarkan bahwa yang demikian itu haq seraya meyakini keutamaannya. Sabda Nabi &#8220;wahtisaban&#8221;, maksudnya ikhlas&#8221; (Syekh Khatib al-Syarbini, Mughni al-Muhtaj, juz 1, hal. 459).</p>
<p>Ulama berbeda pendapat mengenai dosa yang diampuni dalam hadits tersebut, sebagaimana mereka juga ikhtilaf di dalam hadits-hadits sejenis. Menurut al-Imam al-Haramain, yang dihapus hanya dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar hanya bisa diampuni dengan cara bertaubat.</p>
<p>Sementara menurut Imam Ibnu al-Mundzir, redaksi &#8220;mâ&#8221; (dosa) dalam hadits tersebut termasuk kategori lafadh ‘âm (kata umum) yang berarti mencakup segala dosa, baik kecil atau besar.</p>
<p>Syekh Muhammad bin Ahmad al-Ramli mengatakan: قَالَ الْإِمَامُ:)وَالْمُكَفَّرُ الصَّغَائِرُ دُونَ الْكَبَائِرِ(. قَالَ صَاحِبُ الذَّخَائِرِ: وَهَذَا مِنْهُ تَحَكُّمٌ يَحْتَاجُ إلَى دَلِيلٍ وَالْحَدِيثُ عَامٌّ وَفَضْلُ اللَّهِ وَاسِعٌ لَا يُحْجَرُ. قَالَ ابْنُ الْمُنْذِرِ فِي قَوْلِهِ &#8211; صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ &#8211; «مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ» : هَذَا قَوْلٌ عَامٌّ يُرْجَى أَنَّهُ يُغْفَرُ لَهُ جَمِيعُ ذُنُوبِهِ صَغِيرُهَا وَكَبِيرُهَا</p>
<p>&#8220;Al-Imam al-Haramain berkata, yang dilebur adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa-dosa besar. Berkata pengarang kitab al-Dzakhair, ini adalah vonis sepihak dari al-Imam al-Haramain yang butuh dalil, padahal haditsnya umum dan anugerah Allah luas tak terbendung. Ibnu al-Mundzir berkata di dalam sabda Nabi, Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau, ini adalah perkataan yang umum, diharapkan terampuninya seluruh dosa-dosa bagi pengamalnya, dosa kecil dan besar&#8221; (Syekh Muhammad bin Ahmad al-Ramli, Nihayah al-Muhtaj, juz 3, hal. 206).</p>
<p>Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Sayyidah Aisyah bahwa Nabi pada suatu malam berada di dalam masjid, beliau shalat dan diikuti oleh para sahabat.</p>
<p>Di hari berikutnya Nabi shalat seperti di hari pertama dan jamaah yang mengikutinya bertambah banyak. Kemudian di hari ke tiga atau keempat sahabat berkumpul di masjid untuk menanti kedatangan Nabi untuk shalat jamaah tarawih bersama-sama, namun Nabi tidak kunjung hadir hingga subuh.</p>
<p>Beliau menjelaskan perihal ketidakhadirannya di masjid semalam, beliau bersabda &#8220;Aku telah melihat apa yang kalian lakukan, tidaklah mencegahku untuk ke luar shalat bersama kalian kecuali aku khawatir shalat ini difardlukan atas kalian. Perawi hadits menjelaskan bahwa yang demikian itu terjadi di bulan Ramadhan&#8221; (HR al-Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Nabi sengaja tidak melanjutkan jamaah tarawih di masjid di hari-hari berikutnya karena khawatir ada anggapan bahwa shalat tarawih hukumnya wajib. Sunnah ini kemudian berlanjut sampai masanya khalifah Abu Bakr al-Shidiq.</p>
<p>Hingga pada masa khalifah Umar bin al-Khatab, atas ide khalifah Umar dan disepakati seluruh sahabat, dilakukan jamaah tarawih secara rutin di masjid hingga akhir Ramadhan.</p>
<p>Ulama menjelaskan bahwa telah terjadi perbedaan konteks di zaman Nabi &#038;amp! Abu Bakr dengan masanya Umar sehingga terjadi praktik yang berbeda dalam pelaksanaan tarawih. Bila di masa Nabi masih sangat rentan diyakini wajib, maka alasan tersebut hilang saat masa kepemimpinan Sayyidina Umar, sehingga dilakukan jamaah tarawih secara rutin di masjid.</p>
<p>Syekh Taqiyuddin al-Hishni menegaskan: وَفعل عمر ذَلِك لأمنه الافتراض &#8220;Dan Sayyidina Umar melakukan hal demikian (mengumpulkan manusia untuk shalat jamaah tarawih) karena terjamin dari anggapan kewajiban tarawih&#8221; (Syekh Taqiyuddin al-Hishni, Kifayah al-Akhyar, hal. 89).</p>
<p>Imam al-Baihaqi dan lainnya meriwayatkan dengan sanad yang shahih bahwa umat Islam shalat tarawih di bulan Ramadhan pada masa pemerintahan Sayyidina Umar bin al-Khattab sebanyak 20 rakaat.</p>
<p>Di dalam riwayat lain dari Imam Malik di kitab al-Mawattha’, jumlah rakaat shalat yang dilakukan di masa Umar adalah 23 rakaat. Al-Imam al-Baihaqi kemudian mengompromikan dua dalil tersebut bahwa riwayat yang menyatakan 20 rakaat konteksnya adalah tanpa menghitung 3 rakaat sahalat witir, sedangakan riwayat yang menyebut 23 rakaat setelah menghitung 3 rakaat witir.</p>
<p>Demikian penjelasan mengenai keutamaan shalat tarawih. Semoga kita diberi kekuatan untuk istiqamah menjalankannya dengan ikhlas. Wallahu a&#8217;lam.</p>
<p>Ustadz M. Mubasysyarum Bih, Dewan Pembina Pesantren Raudlatul Qur’an, Geyongan Arjawinangun Cirebon Jawa Barat.</p>
<p style="text-align: right!"><a href="https://islam.nu.or.id/ramadhan/dalil-dan-keutamaan-shalat-tarawih-wp8HS" rel="noopener" target="_blank">NU Online</a></p>
<h2>Doa Sholat Tarawih</h2>
<p>أَللَّهُمَّ اجْعَلْ بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ وَلِلْفَرَئِضِ مُؤَدّيِنَ وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ وَبِالْهُدَى مُتَّسِكِيْنَ وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ وَفِى الْآ خِرَةِ رَاغِبِيْنَ وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنِ وَلِلنَّعْمَاءِ الشَّاكِرِيْنَ وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ وَ فِى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَمَةِ قَاعِدِيْنَ وَمِنْ حُوْرِعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِسِيْنَ وَاِلَى طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّيْنِ شَارِبِيْنَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مَنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مَنِ النَّبِيِيْنَ وَالصِّدِّقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَ الصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيْقًا ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِى هَذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلَأْشقِيَاِء الْمَرْدُوْدِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُلِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ</p>
<p>&#8220;Wahai Allah, jadikanlah kami orang-orang yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, memelihara shalat, menegeluarkan zakat, mencari kebaikan di sisi-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjukMu, terhindar dari segala penyelewengan-penyelewengan, zuhud akan harta benda, mencintai amal untuk bekal di akhirat, tabah menerima ketetapanMu, mensyukuri segala nikmatMu, tabah dalam menghadapi cobaan,dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawah panji-panji Nabi Muhammad s.a.w, dan sampai pada telaga yang sejuk, masuk dalam surge, selamat dari api neraka, dan duduk di atas permadani yang indah bersama para bidadari, berpakaian sutra, menikmati makanan surge, meminum susu dan madu yang murni dengan gelas, ceret dan sloki (yang diambil) dari air yang mengalir bersama orang-orang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka dari golongan para Nabi, orang-orang jujur, para shuhada dan orang-orang yang shalih. Merekalah teman yang terbaik. Demikianlah karunia Allah s.w.t, dan cukuplah Allah yang mengetahui. Wahai Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini menjadi orang yang berbahagia dan diterima (amal ibadahnya). Dan janganlah Engkau jadikan kami sebagaian dari orang-orang yang sengsara dan ditolak (amal ibadahnya). Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada NAbi besar Muhammad s.a.w, beserta keluarga dan segenap sahabatnya. Segala puji milik Allah, Tuhan seru sekalian alam&#8221;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Habib Luthfi dan PBNU Bagikan Ijazah Thibbil Qulub untuk menangkal Virus Corona</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-23459/habib-luthfi-bagikan-ijazah-thibbil-qulub-untuk-menangkal-virus-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2020 08:31:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Luthfi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-23459/habib-luthfi-bagikan-ijazah-thibbil-qulub-untuk-menangkal-virus-corona</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Issu seputar virus corona tengah membanjiri lini media sosial dan media massa di indonesia tak terkecuali di Cilacap dan Banyumas.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Issu seputar virus corona tengah membanjiri lini media sosial dan media massa di indonesia tak terkecuali di Cilacap dan Banyumas.</p>
<p>Pemberitaan Suspect pun menjadi gempar dan viral, padahal ada masalah serius yang harus ditangani, Seperti Stunting dan Kencing Tikus.</p>
<p>Edukasi mengenai Stunting diperlukan untuk para orang tua khususnya ibu-ibu, selain itu juga Kencing Tikus bukannya hal sepele dan persoalan remeh temeh.</p>
<p>Musim penghujan sedang dirasakan oleh sejumlah wilayah di pulau Jawa, Intensitas hujan yang tinggi juga memepengaruhi sejumlah wilayah mengalami banjir.</p>
<p>Dari banjir dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, bukan hanya gatal-gatal biasa tapi juga bisa menimbulkan penyakit yang salah satu di antaranya disebabkan oleh kencing tikus.</p>
<p>Penyakit kencing tikus bisa menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani.</p>
<p>Sedangkan terkait Virus Corona, alangkah baiknya masyarakat tidak perlu panik yang berlebihan.</p>
<p>Baru-baru ini Al Habib Luthfi bin Hasyim bin Yahya membagikan Ijazah penolak atau penangkal virus Corona, ijasazah doa tersebut merupakan sholawat.</p>
<p>Ijasazah tersebut juga dibagikan oleh banyak orang di jejaring media sosial seperti facebook dan juga whatsapp.</p>
<p>Berikut ijasazah penangkal virus corona dari Rais Aam Idaroh Aliyah Jam&#8217;iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu&#8217;tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), Habib Luthfi bin Yahya.</p>
<p>Sebelumnya PBNU juga menganjurkan untuk membaca sholawat Thibbil Qulub.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
