<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Jakarta &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/jakarta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Feb 2021 12:18:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Jakarta &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Benarkah Pedagang Pasar Mayestik Jakarta Selatan meninggal akibat COVID-19, CEK FAKTANYA</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-30695/benarkah-pedagang-pasar-mayestik-jakarta-selatan-meninggal-akibat-covid-19-cek-faktanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2020 18:45:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Anti Hoax Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-30695/benarkah-pedagang-pasar-mayestik-jakarta-selatan-meninggal-akibat-covid-19-cek-faktanya</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Sebuah pesan berantai yang mengabarkan tentang seorang pedagang Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, meninggal akibat terinfeksi COVID-19, belum lama ini beredar melalui aplikasi WhatsApp.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Sebuah pesan berantai yang mengabarkan tentang seorang pedagang Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, meninggal akibat terinfeksi COVID-19, belum lama ini beredar melalui aplikasi WhatsApp.</p>
<p>Disebutkan pula dalam pesan tersebut, pedagang yang meninggal itu biasanya berjualan di lantai dasar Pasar Mayestik.</p>
<p>Suami serta anak dari pedagang pasar itu, dikabarkan tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat, sebagaimana tertulis dalam aplikasi layanan pesan instan tersebut.</p>
<p>Berikut isi pesan yang beredar di antara pengguna WhatsApp:</p>
<p>&#8220;Sekilas info dr grup sebelah ibu2 yang jual kotak2 hantaran di LT dasar mayestik barusan meninggal karena covid 19. Suami serta anak nya juga sdg dirawat di RSUD cengkareng. Jadi sebaik nya jangan ke mayestik dulu ya..!!,&#8221;</p>
<p>Namun, benarkah terdapat pedagang Pasar Mayestik yang meninggal akibat COVID-19?</p>
<p>Penjelasan: Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya Arief Nasrudin menegaskan informasi tersebut tidak benar alias hoaks, mengacu pada laman Cekfakta.com di Jakarta, Jumat.</p>
<p>Arief juga meminta masyarakat agar berhenti menyebarluaskan informasi yang tidak benar.</p>
<p>Kepala Pasar Mayestik Riskan mengklarifikasi terdapat pedagang Pasar Mayestik yang meninggal belum lama ini. Namun, pedagang itu meninggal bukan karena COVID-19, melainkan sakit paru-paru dan flek jantung.</p>
<p>Riskan menambahkan pedagang yang meninggal itu biasa berjualan di lantai semi-basement, bukan di lantai dasar, seperti yang tertulis dalam WhatsApp.</p>
<p>&#8220;Lokasinya saja sudah salah karena di lantai dasar Pasar Mayestik tidak ada yang jualan hantaran seperti keranjang-keranjang gitu,&#8221; kata Riskan.</p>
<p>Berdasarkan penelusuran yang dilakukan terhadap keluarga, pedagang serta penjaga keamanan di Pasar Mayestik, diketahui pula suami dan anak pegadang yang meninggal itu tidak dirawat di RSUD Cengkareng. </p>
<p>Klaim: Pedagang Pasar Mayestik meninggal akibat COVID-19
Rating: Salah/Disinformasi</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Adha 2020, Pertamina Persiapkan Pasokan BBM dan LPG</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-29134/jelang-idul-adha-2020-pertamina-persiapkan-pasokan-bbm-dan-lpg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 13:00:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-29134/jelang-idul-adha-2020-pertamina-persiapkan-pasokan-bbm-dan-lpg</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; PT Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) III memastikan kesiapan pasokan BBM dan LPG menjelang Hari Raya Idul Adha 2020. Sejalan dengan itu, konsumsi BBM dan LPG bulan Juli mencerminkan partumbuhan positif, berangsur kembali ke level konsumsi normal. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) III memastikan kesiapan pasokan BBM dan LPG menjelang Hari Raya Idul Adha 2020. Sejalan dengan itu, konsumsi BBM dan LPG bulan Juli mencerminkan partumbuhan positif, berangsur kembali ke level konsumsi normal. </p>
<p>Disampaikan pada Press Conference Virtual, Rabu (22/7), Unit Manager Communication Relations &#038; CSR Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami menjelaskan, menjelang Idul Adha 2020 pihaknya mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG khususnya LPG subsidi 3 kilogram (Kg) sebesar 10% untuk periode 24 Juli &#8211; 6 Agustus 2020, atau H-7 dan H+7 Idul Adha. Kenaikan pasokan ini dibandingkan konsumsi normal 2020. </p>
<p>Konsumsi normal adalah konsumsi rata-rata bulan Januari-Februari, sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Indonesia. </p>
<p>&#8220;Penambahan pasokan atau fakultatif ini bersifat situasional, yakni tambahan pasokan dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,&#8221; jelasnya. </p>
<p>Untuk seluruh wilayah MOR III yakni Provinsi Jawa Barat, Prov DKI Jakarta dan Prov Banten, konsumsi normal rata-rata harian untuk produk LPG PSO 3kg sebanyak 6.504 metrik ton (MT) per hari, atau diperkirakan naik menjadi 7.153 MT per hari. Sementara itu, pada Idul Adha tahun 2019, rata-rata konsumsi LPG PSO 3kg adalah 6.551 MT per hari. </p>
<p>Sementara itu, untuk wilayah Bandung Raya, kebutuhan rata-rata LPG PSO diperkirakan mencapai 963 MT per hari, dibandingkan pasokan normal 876 MT per hari, atau berpeluang naik hingga 10% dibanding pasokan normal. Sedangkan, wilayah Priangan Timur yang melingkupi Kota/Kab Tasikmalaya, Kota Banjar, Kab Garut, dan Kab Pangandaran, konsumsi normal LPG 3kg sebesar 382 MT per hari, diestimasi bertumbuh 10% menjadi 420 MT per hari. </p>
<p>Di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan), kebutuhan pada momen Idul Adha sebesar 621 MT rata-rata per hari, juga bertumbuh 10% dari pasokan normal 565 MT per hari.</p>
<p>Wilayah Provinsi Banten diperkirakan sebesar 1.155 MT rata-rata per hari dan Sukabumi – Cianjur mencapai 454 MT per hari pada Idul Adha 2020. </p>
<p>Kebutuhan LPG subsidi di wilayah Bekasi, Purwakarta, Subang, dan Karawang diperkirakan mencapai 1.124 MT rata-rata per hari. Sedangkan, wilayah Depok – Bogor mencapai 901 MT rata-rata per hari. </p>
<p>&#8220;Perkiraan sebesar 10% juga merupakan refleksi dari peningkatan Idul Adha tahun 2019. Namun demikian jika dibutuhkan, Pertamina dapat menambah pasokan kembali untuk memenuhi konsumsi masyarakat,&#8221; jelas Dewi.</p>
<p>Dewi menambahkan, untuk LPG non subsidi rumah tangga di antaranya LPG Bright Gas 5,5Kg dan 12 Kg, pasokannya diyakini dapat mencukupi kebutuhan. Masyarakat dapat memperoleh LPG Non PSO ini di agen dan pangkalan, maupun outlet atau minimarket. </p>
<p>Untuk informasi produk dan layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.**</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peduli Korban Banjir Jakarta, KAI Siapkan Pos Kesehatan dan Rail Clinic</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-21216/peduli-korban-banjir-jakarta-kai-siapkan-pos-kesehatan-dan-rail-clinic</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2020 20:03:07 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-21216/peduli-korban-banjir-jakarta-kai-siapkan-pos-kesehatan-dan-rail-clinic</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Intensitas hujan yang cukup besar beberapa hari lalu, membuat beberapa titik lokasi di Jakarta tergenang air. Terdapat sejumlah masyarakat yang harus mengungsi. Salah satu area di sekitar jalur rel yang menjadi area lokasi mengungsi masyarakat yakni lintas Stasiun Taman Kota &#8211; Kalideres.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Intensitas hujan yang cukup besar beberapa hari lalu, membuat beberapa titik lokasi di Jakarta tergenang air. Terdapat sejumlah masyarakat yang harus mengungsi. Salah satu area di sekitar jalur rel yang menjadi area lokasi mengungsi masyarakat yakni lintas Stasiun Taman Kota &#8211; Kalideres.</p>
<p>Jalur tersebut juga belum dapat diaktifkan lantaran pada KM 9+5 s.d KM 10+1 antara Kalideres &#8211; Rawabuaya masih terdapat genangan air di atas permukaan Kop Rel.</p>
<p>Melihat kondisi yang memprihatikan ini maka pada Jumat 3 Januari 2020, Direktur Utama PT KAI (persero), Edi Sukmoro bersama tim dari PT KAI Daop 1 Jakarta akan menyambangi warga yang mengungsi dan membuka pos layanan kesehatan serta Rail Clinic di sekitar area Stasiun Taman Kota.</p>
<p>Wilayah Stasiun Pesing hingga Stasiun Kalideres merupakan salah satu area di Jakarta Barat yang terdampak banjir. Lintas tersebut juga merupakan lintas operasional Kereta Api (KA) yang melayani KRL dan KA Bandara.</p>
<p>Dampak banjir menyebabkan KRL maupun KA Bandara tidak dapat beroperasi di lintas ini sejak Rabu 1 Januari 2020.</p>
<p>&#8220;Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian PT KAI terhadap masyarakat di sekitar jalur rel yang dilanda bencana banjir. Harapan kami, semoga Rail Clinic dan Pos Layanan Kesehatan dapat bermanfaat untuk pemeriksaan kesehatan dan pemulihan yang maksimal bagi pengungsi di sekitar jalur rel. Selain layanan kesehatan kami juga akan menyalurkan sejumlah bahan makanan siap saji &#8221; ungkap Edi Sukmoro, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).</p>
<p>Rail Clinic Peduli Bencana Banjir ini memberi layanan kesehatan berupa layanan dokter umum, dokter gigi, laboratorium sederhana, kebidaban dan layanan farmasi/obat. </p>
<p>Total PT KAI Daop 1 Jakarta menyiagakan tenaga medis Rail Clinic tanggap bencana banjir sebanyak 10 personel, yang terdiri dari 3 dokter umum, 1 dokter gigi, 2 petugas laboratorium, 1 bidan 3 apoteker.</p>
<p>Demi terlaksana dengan baik dan dapat langsung menyentuh seluruh korban banjir di lintas Duri-Tangerang ini, PT KAI Daop 1 Jakarta telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Pengamanan setempat.</p>
<p>Rail Clinic merupakan kereta kesehatan milik PT KAI yang difungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Pembuatan Rail Clinic ini dilatarbelakangi oleh semangat PT KAI untuk memberi pelayanan lebih kepada masyarakat Indonesia dengan memanfaatkan jalur KA sehingga dapat menembus daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor. (Public Relations KAI)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
