<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Muhammadiyah &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/muhammadiyah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2020 08:56:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Muhammadiyah &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Benar atau Hoax Muhammadiyah Tidak Mau lagi Terima Bantuan Pemerintah, CEK FAKTANYA</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-30810/benar-atau-hoax-muhammadiyah-tidak-mau-lagi-terima-bantuan-pemerintah-cek-faktanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 08:56:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Anti Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-30810/benar-atau-hoax-muhammadiyah-tidak-mau-lagi-terima-bantuan-pemerintah-cek-faktanya</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Beredar di media sosial unggahan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan  organisasi tersebut tidak perlu mendapat bantuan apa pun dari pemerintah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Beredar di media sosial unggahan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan  organisasi tersebut tidak perlu mendapat bantuan apa pun dari pemerintah.</p>
<p>Pesan bergambar tersebut mencantumkan logo Muhammadiyah dengan latar belakang berwarna hijau.</p>
<p>Berikut narasi yang disampaikan pesan tersebut:</p>
<p>&#8220;Lebih baik kita tidak usah mendapat bantuan apapun dari Pemerintah daripada setiap lembaga atau AUM yang kita miliki harus membuat Badan Hukum sendiri-sendiri.</p>
<p>Kita tidak ingin Muhammadiyah bercerai berai karena Badan Hukum Kita lebih tua dari negeri ini</p>
<p>Kita terbiasa tidak menerima bantuan dari Pemerintah. Kenapa sekarang jadi cengeng karena tidak menerima bantuan? Sudah Miskinkah Kita?</p>
<p>-Haedar Nashir-&#8221;</p>
<p>Lalu benarkah Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan tersebut?</p>
<p>Penjelasan: </p>
<p>Berdasarkan penelusuran ANTARA, pesan tersebut adalah informasi palsu atau hoaks.</p>
<p>Mengutip artikel di laman resmi Muhammadiyah yaitu suaramuhammadiyah.id yang berjudul &#8220;Cek Fakta Misinformasi dan Disinformasi tetang Badan Hukum Muhammadiyah&#8221; yang diterbitkan pada 7 Agustus 2020, Haedar Nashir tidak pernah mengatakan hal tersebut. </p>
<p>Muhammadiyah menyebut kemungkinan informasi tersebut merupakan pelintiran dari pernyataan mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Yunahar Ilyas pada 2016 silam, yang menyatakan organisasi Islam itu lebih baik tidak dibantu oleh pemda dari pada harus membuat yayasan yang menaungi lembaga itu.</p>
<p>Tulisan tentang pernyataan tersebut juga dimuat oleh suarahmuhammadiyah.id dengan judul &#8220;Muhammadiyah Dirugikan Aturan yang Simpang Siur&#8221;, yang dipublikasikan pada 22 Februari 2016.</p>
<p>Klaim  : Muhammadiyah tidak lagi mau menerima bantuan dari pemerintah
Rating : Salah/Disinformasi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/logo-muhammadiyah.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[logo muhammadiyah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/logo-muhammadiyah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[logo muhammadiyah]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cendekiawan Muda NU: Penolakan Harlah NU Buktikan Muhammadiyah tak Berkemajuan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-23395/cendekiawan-muda-nu-penolakan-harlah-nu-buktikan-muhammadiyah-tak-berkemajuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 17:06:10 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gus Ishomuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Zuhairi Misrawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-23395/cendekiawan-muda-nu-penolakan-harlah-nu-buktikan-muhammadiyah-tak-berkemajuan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Cendekiawan Muda Nadhlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi urun bicara terkait permasalahan penolakan Kegiatan Harlah NU di Jogja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cendekiawan Muda Nadhlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi urun bicara terkait permasalahan penolakan Kegiatan Harlah NU di Jogja.</p>
<p>Pria yang kerap disapa Gus Mis ini juga turut prihatin dengan kejadian tersebut. Ia menyayangkan tindakan Pemuda Muhammadiyah yang dapat menimbulkan dampak negatif.</p>
<p>&#8220;Sangat disayangkan, hal ini bisa berdampak negatif bagi kedua ormas baik Muhammadiyah dan NU.&#8221; Ucap Zuhairi Misrawi.</p>
<p>Ia juga sangat miris melihat apa yang terjadi di yogyakarta sana, pasalnya penolakan itu justru didukung oleh elit-elit di Muhammadiyah.</p>
<p>Sementara itu, Gus Ishomuddin juga mengatakan hal yang serupa dengan apa yang dikatan Zuhairi Misrawi.</p>
<p>&#8220;Dengan penolakan Muhammadiyah terhadap peringatan harlah NU di Kauman, maka mulai saat ini &#8220;Islam Berkemajuan&#8221; telah diamalkan warga NU.&#8221; Ucap Gus Ishom Selasa (3/3).</p>
<p>Gus Ishom juga mengingatkan agar anak-anak muhammadiyah belajar tasammuh pada NU. &#8220;Anak-anak Muhammadiyah di Yogyakarta wajib belajar tasamuh warga NU yang mendukung Milad Muhammadiyah 2019 di jantung NU, Jombang.&#8221; Ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
