<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Nahdlatul Ulama &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/nahdlatul-ulama/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Apr 2021 14:59:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Nahdlatul Ulama &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Benarkah NU Salat Tarawihnya Cepat</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-38141/benarkah-nu-salat-tarawihnya-cepat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2021 14:58:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Berita Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Salat Tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-38141/benarkah-nu-salat-tarawihnya-cepat</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Salat Tarawih yang dijalankan di Masjid atau Musala NU (Nahdlatul Ulama) benarkah secepat kilat, jangan-jangan malah analisis ngawur dan dikait-kaitkan dengan fenomena viral Salat tercepat karena rakaatnya berjumlah 23 (Tarawih 20 Rakaat, Witir 3 Rakaat 2 Salam).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Salat Tarawih yang dijalankan di Masjid atau Musala NU (Nahdlatul Ulama) benarkah secepat kilat, jangan-jangan malah analisis ngawur dan dikait-kaitkan dengan fenomena viral Salat tercepat karena rakaatnya berjumlah 23 (Tarawih 20 Rakaat, Witir 3 Rakaat 2 Salam).</p>
<p>Berdasarkan sumber kompeten dan kredibel yakni di laman NU Online dengan Judul &#8220;Ketentuan Shalat Tarawih Cepat dalam Kajian Fiqih&#8221; disebutkan, bahwanya Ulama memakruhkan bacaan yang cepat.</p>
<p>Oleh sebab itu, jangan cepat berasumsi mengenai amaliyah orang lain tanpa mengetahui lebih jauh (alias dangkal).</p>
<p>Sebagaimana dijelaskan oleh Kiai Haji Miftahul Akhyar, bahwasanya Salat Tarawih cepat tersebut dapat mengabaikan substansi dari tarawih itu sendiri.</p>
<p>Secara bahasa, kata &#8220;tarawih&#8221; merupakan bentuk plural (jamak) dari kata &#8220;tarwihah&#8221;. Artinya, &#8220;istirahat&#8221;. Dalam praktik yang dicontohkan oleh salafus shalih (generasi terdahulu umat Islam), para jamaah mengambil jeda/istirahat setiap empat rakaat (dua kali salam). Waktu jeda tersebut diambil setelah mereka melakukan shalat yang cukup panjang dalam empat rakaat tersebut.</p>
<p>Jeda tersebut diisi dengan beragam kegiatan, seperti shalat dan membaca al-Quran, setelah para jamaah melaksanakan shalat dengan durasi yang cukup panjang. Demikianlah tradisi Qiyamul Lail yang dipraktikkan Nabi dan para sahabat.</p>
<p>Tujuan shalat, adalah untuk mengingat Alloh Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Sebagaimana firman-Nya:</p>
<p> (وَأَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِي (طه 14
&#8220;Dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku.&#8221; (QS. Thaha: 14)</p>
<p>Karena itu, shalat yang baik seharusnya tidak menghilangkan tuma&#8217;ninah dalam setiap gerakannya. Tidak tergesa-gesa, apalagi dilakukan dengan &#8220;gerakan superkilat&#8221;.</p>
<p>قال صلى الله عليه وسلم: إنّمَاالصَّلَاةُ تَمَسْكُنٌ وَتَوَاضُعٌ وَتَضَرُّعٌ وتأوه وتنادم وَتَضَعُ يَدَيْكَ تَقُولُ اللَّهُم، اللهم. فمن لم يفعل فهي خداج. (أخرجه الترمذى والنسائى من حديث الفضل بن عباس</p>
<p>&#8220;Shalat itu haruslah engkau (dalam keadaan) tenang, merendahkan diri, mendekatkan diri, meratap, menyesali dosa-dosa, dan engkau letakkan kedua tanganmu lalu kau ucapkan &#8216;Wahai Allah, Wahai Allah&#8217;. Barang siapa yang tidak melalukan (hal itu), maka shalatnya itu kurang.&#8221; (Hadits dikeluarkan oleh At-Tirmidzi dan An-Nasâ&#8217;i dari Al-Fadl bin Abbas)</p>
<p>Catatan: Kalimat &#8220;وتضع يديك&#8221; dalam hadits di atas dalam riwayat lain berbunyi &#8220;وتمد يديك&#8221; (artinya: menengadahkan kedua tanganmu).</p>
<p>Dalam sebuah hadits lain juga diriwayatkan:
عن يحي بن ابى قتادة عن أبيه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : &#8220;إذا أقيمت الصلاة فلا تقوموا حتى ترونى, وعليكم بالسكينة.&#8221; (متفق عليه)</p>
<p>Artinya: &#8220;Jika shalat akan didirikan, janganlah kalian berdiri hingga melihatku. Dan hendaklah kalian melaksanakan shalat dengan tenang.&#8221; (Muttafaq Alaih)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-Salat-Tarawih.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1023"
				height="541">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi Salat Tarawih]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-Salat-Tarawih-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi Salat Tarawih]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peduli Warga Terdampak covid-19, Banom NU Ranting Glempang Maos Berikan Bantuan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-27077/peduli-warga-terdampak-covid-19-banom-nu-ranting-glempang-maos-berikan-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2020 16:35:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Maos]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-27077/peduli-warga-terdampak-covid-19-banom-nu-ranting-glempang-maos-berikan-bantuan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; di tengah situasi Pandemi Covid-19, Seluruh banom (badan otonom) NU (Nahdlatul Ulama) Ranting Glempang, Kecamatan Maos melaksanakan aksi sosial. Jum&#8217;at, 15 Mei 2020.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; di tengah situasi Pandemi Covid-19, Seluruh banom (badan otonom) NU (Nahdlatul Ulama) Ranting Glempang, Kecamatan Maos melaksanakan aksi sosial. Jum&#8217;at, 15 Mei 2020.</p>
<p>Aksi Sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian dari Banom NU Ranting Glempang Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).</p>
<p>Dalam hal ini yaitu seluruh elemen dari Banom NU memberikan santunan berupa sembako kepada warga masyarakat yang membutuhkan di desa glempang.</p>
<p>Sahabat Anwar mengatakan, bahwa kegiatan sosial tersebut menyasar kepada warga yang membutuhkan dan terkena dampak wabah covid 19. Selain itu, pemberian santunan tersebut juga diberikan kepada anak &#8211; anak yatim / piatu di desa glempang.</p>
<p>&#8220;Pada saat prosesi pelepasan bakti sosial (baksos), bahwa tujuan dari baksos ini adalah agar masyarakat yang kurang mampu dapat terbantu dan mereka mempunyai bahan makanan di masa pandemi seperti ini.&#8221; Ucapnya.</p>
<p>Adapun, Anwar menjelaskan terkait dengan penggalangan dana tersebut, yakni dana tersebut digalang dari masyarakat dengan melibatkan semua personel muslimat NU, Fatayat, Ansor Banser, IPNU dan ippnu sebagai panitia pengumpul dana.</p>
<p>&#8220;Dana yang terkumpul ini mencapai 29 juta, 509 kilogram beras, 27 kilogram telor, 500 liter minyak goreng, 20 dus mie instant.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Dalam kegiatan baksos tersebut di awali dengan pelepasan yang dihadiri oleh BPK kepala desa glempang, dari unsur kepolisian sektor maos, Rois Syuriah ranting glempang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cendekiawan Muda NU: Penolakan Harlah NU Buktikan Muhammadiyah tak Berkemajuan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-23395/cendekiawan-muda-nu-penolakan-harlah-nu-buktikan-muhammadiyah-tak-berkemajuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 17:06:10 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gus Ishomuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Zuhairi Misrawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-23395/cendekiawan-muda-nu-penolakan-harlah-nu-buktikan-muhammadiyah-tak-berkemajuan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Cendekiawan Muda Nadhlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi urun bicara terkait permasalahan penolakan Kegiatan Harlah NU di Jogja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cendekiawan Muda Nadhlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi urun bicara terkait permasalahan penolakan Kegiatan Harlah NU di Jogja.</p>
<p>Pria yang kerap disapa Gus Mis ini juga turut prihatin dengan kejadian tersebut. Ia menyayangkan tindakan Pemuda Muhammadiyah yang dapat menimbulkan dampak negatif.</p>
<p>&#8220;Sangat disayangkan, hal ini bisa berdampak negatif bagi kedua ormas baik Muhammadiyah dan NU.&#8221; Ucap Zuhairi Misrawi.</p>
<p>Ia juga sangat miris melihat apa yang terjadi di yogyakarta sana, pasalnya penolakan itu justru didukung oleh elit-elit di Muhammadiyah.</p>
<p>Sementara itu, Gus Ishomuddin juga mengatakan hal yang serupa dengan apa yang dikatan Zuhairi Misrawi.</p>
<p>&#8220;Dengan penolakan Muhammadiyah terhadap peringatan harlah NU di Kauman, maka mulai saat ini &#8220;Islam Berkemajuan&#8221; telah diamalkan warga NU.&#8221; Ucap Gus Ishom Selasa (3/3).</p>
<p>Gus Ishom juga mengingatkan agar anak-anak muhammadiyah belajar tasammuh pada NU. &#8220;Anak-anak Muhammadiyah di Yogyakarta wajib belajar tasamuh warga NU yang mendukung Milad Muhammadiyah 2019 di jantung NU, Jombang.&#8221; Ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
