<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Perikanan &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/perikanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2020 03:22:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Perikanan &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Dampak Cuaca Ekstrem Membuat Tempat Pelelangan Ikan Sepi</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-16540/dampak-cuaca-ekstrim-membuat-tempat-pelelangan-ikan-sepi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 17:59:26 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-16540/dampak-cuaca-ekstrim-membuat-tempat-pelelangan-ikan-sepi</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Cuaca Ekstrem yang melanda Pesisir Selatan membuat Aktivitas di tempat pelelangan ikan (TPI) Pandanarang Teluk Penyu Cilacap menjadi sepi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cuaca Ekstrem yang melanda Pesisir Selatan membuat Aktivitas di tempat pelelangan ikan (TPI) Pandanarang Teluk Penyu Cilacap menjadi sepi.</p>
<p>Cuaca Ekstrem yang tengah melanda perairan selatan jawa yakni tingginya gelombang air laut disertai angin kencang di Samudra Hindia.</p>
<p>Pengelola TPI Pandanarang Tarmuji menceritakan. TPI Pandanarang yang dikelolanya sepi semenjak 4 bulan terakhir. Hal itu disebabkan oleh faktor Tingginya Gelombang air laut di sertai angin kencang.</p>
<p>&#8220;Dari 200 orang yang tergabung dalam kelompok Nelayan Pandanarang, hanya sekitar 5 kapal yang di operasikan, itupun hanya di sekitar teluk Penyu dan NUSAKAMBANGAN&#8221; Kata Tarmuji Selasa (6/8/2019).</p>
<p>Tarmuji melanjutkan. Para nelayan takut jika melaut, sebab gelombang tinggi bisa menyebabkan kecelakaan dan bisa membuat perahu yang dioperasikan para nelayan terbalik.</p>
<p>&#8220;Imbasnya, kami hanya bisa melakukan tiga pelelangan, itupun dalam kurun waktu empat bulan dan tidak sampai 100 kilogram. Apabila nelayan masuk TPI dengan perolehan ikan 3 sampai 4 kilogram, itu masuknya pada tengkulak,&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Tarmuji menerangkan, selain faktor cuaca ekstrem juga disebabkan harga ikan naik cukup tinggi.</p>
<p>&#8220;Seperti ikan layur saja harganya naik hingga Rp. 20.000,- perkilogram, udang juga harganya naik berkisar Rp. 30.000,- perkilogramnya,&#8221; ungkap Tarmuji.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
