<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Peternakan &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/peternakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jan 2024 01:21:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Peternakan &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Awas Telur Infertil Beredar di Pasar Ketahui Cirinya</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-27913/awas-telur-infertil-beredar-di-pasar-ketahui-cirinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2020 08:52:01 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Telur Infertir]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-27913/awas-telur-infertil-beredar-di-pasar-ketahui-cirinya</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Saat ini tengah heboh maraknya telur infertil (hatched egg) yang dijual di pasar-pasar. Seperti di Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) yang saat ini tengah ramai dan Bahkan viral di media sosial.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Saat ini tengah heboh maraknya telur infertil (hatched egg) yang dijual di pasar-pasar. Seperti di Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) yang saat ini tengah ramai dan Bahkan viral di media sosial.</p>
<p>Diketahui, Tasikmalaya, Ciamis merupakan penghasil ayam pedaging dan petelur yang diakui secara nasional Bahkan pernah menyabet penghargaan dalam hal ini.</p>
<p>Berbagai perusahaan peternakan mulai dari pembibitan dan Poultry Shop (PS) juga banyak terdapat di dua kota tersebut. Tak ayal jika banyak peternak yang bermitra dengan PS yang ada di Ciamis dan Tasikmalaya, seperti para peternak yang ada diwilayah Cilacap Jateng.</p>
<p>Adapun Pembibitan ayam-ayam ras pedaging yakni ayam Jantan, Broiler, dan juga Petelur yang mana telurnya ditetaskan oleh suatu perusahaan peternakan. Dan kemudian jika sudah menetas, maka DOC (Day Old Chicken) tersebut bisa dijual dengan menggunakan box.</p>
<p>Melihat jenis ayam petelur jika dilihat dari bulu, warnanya terlihat merah, namun ayam ini juga bisa menetaskan ayam jenis pejantan yang mana warna bulunya putih.</p>
<p>Namun ada yang bebeda dari telur ayam yang memang ayam tersebut khusus untuk memproduksi telur yang kemudian dipasarkan dengan telur Infertil.</p>
<p>Untuk telur infertil ini yang saat ini tengah ramai dan dikatakan berbahaya, pasalnya telur tersebut merupakan telur yang akan ditetaskan menjadi Doc. Namun telur tersebut gagal dan tidak menjadi anak ayam.</p>
<p>Telur infertil ini juga tidak bertahan lama dan akan mudah busuk. Itu sebabnya telur ini tidak layak untuk di konsumsi oleh masyarakat.</p>
<p>Bahkan hal itu tertuang dalam Permentan Nomor 32 / Permentan / PK.230 / tahun 2017. Dimana pemerintah melarang peredaran telur infertal (HE).</p>
<p>Ciri-ciri dan perbedaan yang terdapat pada telur ini yakni bisa dilihat melalui warna dan juga bentuknya.</p>
<p>Dimana warna di dalam telur ini mengandung bercak kemerahan yang mana merupakan bakal jadi janin ayam dan pada cangkangnya terlihat pucat serta harganya murah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bisa dicoba, Usaha Dari Longyam Ayam di Wanareja ini ternyata Menguntungkan</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-24430/bisa-dicoba-usaha-dari-longyam-ayam-di-wanareja-ini-ternyata-menguntungkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2020 13:05:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Wanareja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-24430/bisa-dicoba-usaha-dari-longyam-ayam-di-wanareja-ini-ternyata-menguntungkan</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Longyam nama usaha dari gabungan ikan dan ayam, Longyam bisa diartikan Balong (red! Kolam) dan Ayam.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Longyam nama usaha dari gabungan ikan dan ayam, Longyam bisa diartikan Balong (red! Kolam) dan Ayam.</p>
<p>Usaha satu ini kerap dijumpai seperti didaerah pegunungan, dimana sistem kandang ayam broiler atau jantan dan petelur berada tepat di atas kolam ikan.</p>
<p>Namun kolam-kolam ikan tersebut sangat cocok diarea pegunungan yang memang sumber mata airnya bagus. Sehingga kolam akan terus teraliri air dan airnya tak hitam karena kotoran ayam dan berbau.</p>
<p>Di Ciamis misalnya yang merupakan daerah yang memiliki banyak pengusaha PS (Poultry Shop) ayam. Para peternaknya seperti di daerah rancah, baregbeg menggunakan sistem longyam.</p>
<p>Gabungan usaha ini juga terdapat di Dayeuhluhur seperti daerah bolang dan juga di Kecamatan Wanareja. Seperti di wanareja sendiri usaha ini banyak ditemukan di dataran tinggi seperti limbangan, sogati, palugon dan juga madusari.</p>
<p>Dari usaha sistem longyam ini, para penggelut usaha tersebut bisa untung dobel yakni dari ikan dan juga ayam.</p>
<p>Biasanya ikan-ikan yang ditabur di kolam sistem longyam ini berjenis lele, pasalnya lele tahan akan kotoran ayam.</p>
<p>Selain itu lele-lele pada sistem longyam ini akan cepat tumbuh besar dan gemuk-gemuk.</p>
<p>Kotoran ayam yang merupakan hasil dari produksi makanan dari pur ayam itu bisa menghemat biaya pakan ikan seperti membeli pelet.</p>
<p>Selain itu jika longyam berjenis jantan dan broiler yang pasti ada yang mati, ayam-ayam yang mati tersebut bisa langsung dibuang untuk ikan.</p>
<p>Panen Double Usia Perkiraan </p>
<p>Panen double yakni panen ayam dan juga ikan bisa diperhitungkan, misalnya jika longyam ayam Broiler, usia panen ayam apabila bersistem maklon atau kemitraan yakni 35 &#8211; 40 hari. Sedangkan jenis jantan bisa di atas 47 hari.</p>
<p>Keuntungan Longyam</p>
<p>Longyam tentunya mengehemat waktu bagi penggelutnya, pasalnya dengan longyam ini, penggelutnya tak kebingungan kemana harus membuang kotoran ayam.</p>
<p>Selain itu penggelutnya akan mendapatkan hasil dari panen ayam dan ikan lele secara bersamaan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ternak Ayam Pola Kemitraan Menguntungkan Pemilik Modal dibanding Makloon</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-22753/ternak-ayam-pola-kemitraan-menguntungkan-pemilik-modal-dibanding-makloon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2020 22:32:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ayam Broiler]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-22753/ternak-ayam-pola-kemitraan-menguntungkan-pemilik-modal-dibanding-makloon</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Tidak sedikit para peternak ayam broiler yang merasakan beternak ayam dengan sistem kemitraan. Yakni suatu sistem ternak bagi hasil antara perusahaan (Pemilik Modal) dan peternak (Pemilik Kandang).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tidak sedikit para peternak ayam broiler yang merasakan beternak ayam dengan sistem kemitraan. Yakni suatu sistem ternak bagi hasil antara perusahaan (Pemilik Modal) dan peternak (Pemilik Kandang).</p>
<p>Menurut peternak berinisial x, sistem kemitraan terkadang tak masuk diakal dibanding sistem makloon. Pasalnya pada sistem kemitraan, pemilik modal yakni perusahaan untuk bermitra dengannya peternak harus punya jaminan seperti BPKB Kendaraan.</p>
<p>Selain itu, hadirnya para pertenak untuk bergabung bersama perusahaan ayam juga diibaratkan seperti berdagang. Contohnya misal harga ayam yang dibeli perusahaan melalui perusahaan pembibitan yang menghasilkan (DOC) tentu harganya lebih murah.</p>
<p>Jika peternak yang membelinya dalam skala kecil, yakni 1 box bisa Rp700.000 keatas, sedangkan perusahaan membelinya dengan skala besar dan langganan sehingga jauh lebih murah, antara Rp500.000. Namun justru saat penghitungan, perusahaan menghitungnya dengan cara seperti halnya menjual ke pedagang, yakni Rp700.000. Selain itu harga obat juga dihitungnya seperti halnya beli obat di toko.</p>
<p>Sudah begitu jika Pur atau pakan datang dengan truk, sang sopir meminta jatah uang dan itu juga sudah dikatakan oleh perusahaan jika memang seperti itu. Sudah begitu tak ada biaya operasional, padahal peternak juga butuh uang untuk membeli bahan pemanas untuk ayam dan lain sebagainya.</p>
<p>Beternak ayam sistem kemitraan dengan jangka waktu yang hampir sama dengan ayam pejantan akan rentan dengan berbagai macam penyakit dan juga kematian meski peternak sudah merawatnya dengan maksimal.</p>
<p>Sistem yang tak masuk diakal jelas menguntungkan perusahaan atau pemilik modal, sedang peternak tak mendapatkan apa-apa. Menurut perhitungan harga ayam, sisa dan bobot ayam, perusahaan jelas untung, ditambah untung juga dari harga pakan, obat dan lain-lain yang datanya diberikan kepada peternak sama dengan harga di toko.</p>
<p>Misal saja saya memesan Gas Rolek, mereka malah menjualnya dengan harga ditas harga pasar, padahal saya memiliki gas rolek juga 2 buah. Kata x.</p>
<p>Maka dari itu sistem makloon lebih baik dari beternak ayam sistem kemitraan. Pasalnya dalam sistem Makloon tidak ada jaminan seperti BPKB, hanya modal kandang, termasuk air, dan wadah pakan.</p>
<p>Saya yakin tak ada peternak yang mengurus ayam asal-asalan, karena mereka juga tau perawatan yang baik, bobot yang baik akan mempengaruhi bayaran yang diterima. Semakin baik ya semakin baik pula. Ujar x.</p>
<p>Waktu saya ternak ayam makloon, ayam datang ada uang operasional, dan saya gunakan untuk membeli bahan bakar, dalam hal ini serbuk gergaji untuk dimasukan ke dalam drum dan lalu dibakar guna menghangatkan ruangan.</p>
<p>Untuk jangka waktu beternak ayam sistem makloon juga jangka waktunya relatif lebih cepat berkisar 28 sampai 35 hari. Hasil yang diperoleh pun tak jauh berbeda dengan kemitraan, hampir selalu dapat setiap panennya. Perhitungannya per ekor 1000 rupiah dan bisa lebih, jika katakanlah ternak dengan 3000 ekor ayam dimulai DOC (Day Old Chicken) dan katakan mati 100, bobotnya bagus, maka saya bisa dapat 2.9 juta belum diplus dikasih uang operasional kan lebih dan bonus kalau bagus juga ada. Kata dia</p>
<p>Hanya saja kini perusahaan makloon banyak yang bangkrut hingga gulung tikar semenjak harga ayam lebaran tahun lalu anjlok karena permainan broker.</p>
<p>Disinggung terkait beternak ayam dengan modal sendiri, X menilai banyak resikonya dan untungnya minim, pasalnya ia pernah mencobanya meski dengan skala kecil.</p>
<p>&#8220;Beternak sendiri membutuhkan modal yang tidak sedikit, selain itu harga 1 box DOC mahal, obatan-obatan dan termasuk biaya perawatan mahal. Jika dihitung malah kadang pas, kadang rugi dan kadang untung. Misalnya harga pur, kalau peternak biasa beli pur ditoko bisa 350 keatas tergantung merk dan kualitas, namun jika perusahaan karena mereka beli skala besar maka harga jauh lebih murah.&#8221; Terang x yang mengaku pernah bekerja di Poultry Shop, sehingga ia tau.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Asuransi Usaha Ternak Sapi hadir untuk Kelompok Ternak Sapi di Cilacap</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-18893/asuransi-usaha-ternak-sapi-hadir-untuk-kelompok-ternak-sapi-di-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2019 09:39:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-18893/asuransi-usaha-ternak-sapi-hadir-untuk-kelompok-ternak-sapi-di-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Kementrian Pertanian meluncurkan program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) dan kerbau yang hadir untuk Kelompok Ternak Sapi di Cilacap. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kementrian Pertanian meluncurkan program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) dan kerbau yang hadir untuk Kelompok Ternak Sapi di Cilacap. </p>
<p>Asuransi tersebut sangat bermanfaat bagi peternak sapi mengingat asuransi ini mampu menanggung risiko dari sisi ekonomi dan psikologis.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto, SP, MP mengatakan bahwa. Program tersebut diinisiasi oleh pemerintah pusat dan bertujuan untuk memberikan perlindungan pada usaha ternak sapi terutama sapi betina produktif.</p>
<p>&#8220;Terlebih lagi, pemerintah sudah membuat peraturan pelarangan pemotongan betina produktif.&#8221; Ucapnya dilansir dari laman Dinas Pertanian Cilacap.</p>
<p>Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan. Adapun resiko yang ditanggung kematian akibat penyakit, kecelakaan dan kehilangan karena pencurian. Premi yang harus dibayarkan adalah 2% dari Rp 10.000.000 sebagai uang pertanggungan. </p>
<p>&#8220;Sehingga premi yang harus dibayarkan Rp 200.000/ekor/tahun, namun ada subsidi dari pemerintah melalui anggaran APBN sebesar 80% atau Rp 160.000/ekor/tahun. Jadi peternak cuma membayar yang 20% atau Rp 40.000/ekor/tahun sebagai premi swadaya untuk edukasi.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Ia menerangkan terkait kriteria sapi yang diasuransikan, yaitu antara lain. Sapi betina kondisi sehat, memiliki penandaan/identitas yang jelas (eartag/anting), umur sapi minimal 1 (satu) tahun. Jangka waktu proteksi/penjaminan sapi selama 1 tahun.</p>
<p>Apabila sapi yang di asuransikan mengalami kematian yang disebabkan oleh penyakit, beranak, kecelakaan, sapi hilang akibat pencurian. Maka peternak akan mendapatkan nilai klaim sebesar Rp. 10.000.000.</p>
<p>&#8220;Sehingga nilai klaim diharapkan dapat membeli sapi bakalan untuk calon indukan.&#8221; Pungkasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pelarangan Pakan AGP tidak Dibarengi dengan Solusi Alternatif</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-15218/pelarangan-pakan-agp-tidak-dibarengi-dengan-solusi-alternatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2019 13:50:00 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-15218/pelarangan-pakan-agp-tidak-dibarengi-dengan-solusi-alternatif</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Para pemilik kandang ayam yang diisi dari perusahaan Poultry Shop merasa pertumbuhan ayam berkurang semenjak dilarang penggunaan AGP.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Para pemilik kandang ayam yang diisi dari perusahaan Poultry Shop merasa pertumbuhan ayam berkurang semenjak dilarang penggunaan AGP.</p>
<p>Biasanya umur ayam pedaging berjenis Broiler bobot saat memasuki hari ke-27 bisa mencapai rata-rata 1.2 kg/per ekor. Namun kini semenjak dilarangnya penggunaan AGP, dirasakan para peternak bahwa pertumbuhan ayam berkurang dan relatif lebih lama jangka waktunya.</p>
<p>Dari Perusahaan Poultry Shop yang biasanya memanen ayam di kandang-kandang peternak sekitar umur tersebut pada akhirnya mengalami gulung tikar. Dikarenakan pertumbuhan ayam lebih lama dari biasanya dan dari faktor pakan pun otomatis bertambah.</p>
<p>Selain daripada itu, ayam juga mudah terserang penyakit semenjak dilarangnya pakan AGP (Antibiotic Growth Promoters) pada awal tahun 2018 lalu.</p>
<p>Pelarangan AGP ini dilandaskan berdasarkan UU yang ada yakni No 18 tahun 2009 jucto No 41 tahun 2014 yang berisi Kesehatan Peternakan Hewan. di dalam Pasal 22 ayat 4 C juga dikatakan bahwa. &#8220;Setiap orang dilarang menggunakan pakan yang dicampur hormon tertentu dan atau antibiotik dalam imbuhan pakan&#8221;. Larangan itupun merupakan standart internasional.</p>
<p>Tampaknya Pencegahan AGP yang tujuannya baik guna mengantisipasi terjadinya gangguan yang dialami oleh manusia itu tidak dibarengi dengan solusi pengganti alternatif.</p>
<p>Kondisi seperti itu, dimana harga bibit (DOC) dan Pakan Naik, sedangkan harga ayam dari kandang sangat murah, membuat sejumlah perusahaan ayam seperti Poultry Shop menjerit.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peternak Ayam Mandiri Keluhkan Murahnya Harga</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-15215/peternak-ayam-mandiri-keluhkan-murahnya-harga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2019 12:56:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-15215/peternak-ayam-mandiri-keluhkan-murahnya-harga</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Para peternak ayam mandiri mengeluhkan harga ayam yang tidak sesuai.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Para peternak ayam mandiri mengeluhkan harga ayam yang tidak sesuai.</p>
<p>Menurut Ahmad yang merupakan peternak ayam mandiri di dusun karanganyar desa limbangan kecamatan wanareja mengaku. Perbandingan harga dari peternak atau dari kandang tak sesuai dengan harga di pasar.</p>
<p>&#8220;Di pasar harga ayam per kilo sampai di atas Rp. 30.000,- sedangkan dari peternak atau dari kandang berkisar Rp. 12.000,- s/d 14.000,- perkilo,&#8221; katanya Kamis (20/6/2019).</p>
<p>Masih menurut Ahmad. Harga ayam dari kandang turunnya begitu derastis dari Rp. 20.000/kg dan sekarang ke 13.000/kg sudah begitu harga pur ayam mahal.</p>
<p>&#8220;Orang taunya mengapa harga ayam di pasar masih mahal sedangkan tidak tau dari peternak atau dari kandang harganya setengahnya,&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut Ia juga mengatakan selain ternak ayam, Ahmad juga membeli ayam pedaging jenis Broiler dari Poultry Shop atau bandar untuk dijual kembali.</p>
<p>&#8220;Selain menernak ayam, saya juga membeli ayam yang akan dipanen dari kandang untuk dijual kembali baik masih hidup (berbulu) atau yang sudah dipotong bersih (tanpa bulu). Saat saya membeli harganya 19 ribu. Namun esoknya turun menjadi 13 ribu, sedangkan di pasar masih mahal,&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, harga ayam besar (2 kg keatas) justru lebih murah dibandingkan ayam broiler berukuran (1.5 kebawah).</p>
<p>&#8220;Perbandingan ayam besar di atas 2 kg/ekor harganya sekitar 13 ribu sedangkan ayam berukuran 1.5 kg kebawah bisa 16 ribu per ekor,&#8221; Katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
