<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Purwokerto &#8211; Jurnal Online</title>
	<atom:link href="https://jurnal.cilacap.info/tag/purwokerto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2020 03:58:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/jurnal/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Purwokerto &#8211; Jurnal Online</title>
<link>https://jurnal.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Inspirasi Berkarya</description>
</image>
	<item>
		<title>Akademisi Unsoed Purwokerto Minta Produk UMKM di Pasarkan via Daring</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-29877/akademisi-unsoed-purwokerto-minta-produk-umkm-di-pasarkan-via-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2020 11:39:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-29877/akademisi-unsoed-purwokerto-minta-produk-umkm-di-pasarkan-via-daring</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS,  aria-label="Jurnal Online">TEKNOLOGIA NEWS &#8211; Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah perlu memasarkan produk mereka melalui platform e-commerce atau perdagangan daring, kata akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Yusriyati Nur Farida.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS, <a href="https://tech.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">TEKNOLOGIA NEWS</a> &#8211; Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah perlu memasarkan produk mereka melalui platform e-commerce atau perdagangan daring, kata akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Yusriyati Nur Farida.</p>
<p>&#8220;Pada saat ini perdagangan daring makin diminati sehingga UMKM perlu melakukan terobosan memasarkan produknya melalui platform ini,&#8221; kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed tersebut di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.</p>
<p>Yusriyati mengatakan dengan memasarkan produk melalui perdagangan daring maka jangkauannya akan makin luas. &#8220;Dengan demikian akan meningkatkan produksi dan juga keuntungan bagi pelaku UMKM lokal,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia juga menambahkan berbagai terobosan sangat diperlukan untuk memasarkan produk UMKM lokal di tengah pandemi COVID-19.</p>
<p>&#8220;Salah satunya adalah memasarkan produk secara daring tadi, apalagi saat pandemi COVID-19 ini masyarakat cenderung membeli produk lewat daring,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, dia menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran signifikan dalam membantu memfasilitasi pemasaran produk UMKM.</p>
<p>&#8220;Pemerintah daerah juga perlu membantu memfasilitasi pemasaran produk UMKM, misalkan dengan bekerja sama dengan pihak ritel modern dan melalui kantor-kantor pemerintahan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia mencontohkan langkah Pemkab Purbalingga, Jawa Tengah yang bekerja sama dengan gerai ritel modern dalam rangka meningkatkan daya saing produk UMKM lokal bisa menjadi salah satu solusi.</p>
<p>Sebelumnya, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan pada saat ini sudah ada 34 produk UMKM lokal Purbalingga yang dijual di empat gerai ritel modern di wilayah setempat.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemkab Purbalingga dengan gerai ritel modern tersebut dalam rangka meningkatkan daya saing produk UMKM lokal,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada tahap awal, kata dia, produk-produk tersebut baru tersedia di empat gerai namun pada masa yang akan datang ditargetkan akan terus meningkat,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-umkm.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="739"
				height="415">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi umkm]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-umkm-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi umkm]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pembebasan Ratusan Napi di Lapas Nusakambangan di Whatsapp, Kalapas: Itu Hoaks</title>
		<link>https://jurnal.cilacap.info/ci-24978/pembebasan-ratusan-napi-di-lapas-nusakambangan-di-whatsapp-kalapas-itu-hoaks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2020 08:04:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Nusakambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Purwokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jurnal.cilacap.info/ci-24978/pembebasan-ratusan-napi-di-lapas-nusakambangan-di-whatsapp-kalapas-itu-hoaks</guid>

					<description><![CDATA[PURWOKERTO,  aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO &#8211; Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu Nusakambangan Erwedi Supriyatno Meminta masyarakat Kabupaten Cilacap untuk tidak mempercayai informasi hoaks.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO, <a href="https://jurnal.cilacap.info" aria-label="Jurnal Online">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu Nusakambangan Erwedi Supriyatno Meminta masyarakat Kabupaten Cilacap untuk tidak mempercayai informasi hoaks.</p>
<p>Yakni terkait dengan pembebasan napi melalui usulan asimilasi dan hak integrasi terkait dengan pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.</p>
<p>&#8220;Informasi yang beredar melalui WhatsApp itu tidak benar. Kami berharap masyarakat tidak perlu cemas, waspada boleh tapi jangan fobia.&#8221; Katanya saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (8/4) siang.</p>
<p>Erwedi mengatakan hal itu kepada ANTARA saat dikonfirmasi terkait dengan informasi yang beredar melalui berbagai grup WhatsApp. Bahwa isinya meminta masyarakat Cilacap berhati-hati terhadap ratusan napi yang baru dibebaskan dari berbagai lapas di Pulau Nusakambangan dan Lapas Cilacap.</p>
<p>Menurut dia, napi tersebut dikeluarkan dalam rangka asimilasi di rumah masing-masing dan mereka masih punya kewajiban untuk wajib lapor tiap minggunya.</p>
<p>&#8220;Bagi napi yang rumahnya dekat, lapor langsung ke Bapas NUSAKAMBANGAN sedangkan rumahnya jauh bisa video call dan telepon. Mereka sebelum bebas diwajibkan memberi nomor telepon keluarga yang bisa dihubungi.&#8221; Kata dia yang juga Koordinator Lapas Se-Nusakambangan dan Cilacap.</p>
<p>Ia mengatakan apabila ada napi yang diberikan asimilasi di rumah ternyata berkeliaran, masyarakat dipersilakan melapor dan pihaknya akan tarik kembali napi tersebut dan mencabut asimilasinya.</p>
<p>Menurut dia, pembebasan atau pengeluaran napi tersebut sudah dilakukan sejak tanggal 1 April 2020. Dan hingga saat ini belum ada kejadian seperti yang diinformasikan melalui grup WhatsApp tersebut.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tidak sampai terjadi. Berita tersebut sengaja ada yang menyebarkan agar masyarakat resah. Tapi kalau ada kejadian juga, jangan langsung menuduh itu perbuatan bekas napi. Karena bisa saja ada masyarakat yang sengaja mengkambinghitamkan napi.&#8221; Ujarnya menegaskan.</p>
<p style="text-align: right!">Sumber: Antara</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
