Anjuran Menahan Marah

cilacap info featured
cilacap info featured

Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Siapa yang tidak mempunyai tiga sifat! tidak dapat merasa manisnya iman yaitu:

Kesabaran untuk menolak kebodohan orang yang bodoh. Tak dapat mencegah dari yang haram. Dan akhlak untuk bergaul dengan manusia (dan akhlak untuk masyarakat).

Ada seorang yang mempunyai kuda yang sangat dibanggakan, tiba-tiba pada suatu hari ia melihat kudanya patah satu kakinya sehingga tinggal tiga kaki, lalu ia bertanya kepada budaknya: “Siapa yang berbuat itu?”Jawab budaknya: “Saya.”Ditanya lagi: “Mengapa?” jawab budaknya: “Supaya engkau risau.” Berkata orang itu: “Saya akan membalasnya dan siapa yang menyuruh engkau berbuat itu (yakni syaitan laknatullah).” Maka ia berkata kepada budaknya: “Pergilah engkau, saya merdekakan dan itu kuda untukmu.”

Abu Laits berkata: “Seharusnya seorangmukmin bersifat sabar, tenang sebab itu termasuk sifat orang muttaqin yang
dipuji oleh Allah s.w.t

Allah s.w.t berfirman “Dan siapa yang sabardan memaafkan maka itu termasuk seutama-utamanya sesuatu.”

Allah s.w.t berfirman: “Dan tidak dapat disamakan kebaikan dengan kejahatan, tolaklah segala sesuatu itu dengan cara yang baik, tiba-tiba seorang yang musuh denganmu dapat berubah menjadi kawan yang akrab.”

Juga Allah s.w.t memuji Nabi Ibrahim a.s. dalam ayat (Yang berbunyi): “Sesungguhnya Ibrahim seorang yang sabar, selalu mengingati dosa dan kesalahan dirinya dan bertaubat”

Juga Allah s.w.t berfirman di dalam ayat (Yang berbunyi): “Fasbirkama shobaro ulul azmi minarrusuli.” (Yang bermaksud): “Maka sabarlah sebagaimana kesabaran orang-orang yang bersemangat besar dari para rasul sebelummu.”

Alhasan ketika mengingati ayat (Yang berbunyi): “fa idza khatobahumul jaa hiluuna gaalu: salaamaa.”

(Yang bermaksud): “Dan bila dicaci maki oleh orang-orang yang bodoh-bodoh, mereka sabar tidak melayan.”

Wabh bin Munabbih berkata: “Ada seorang ahli ibadat Bani Isiail akan disesatkan oleh syaitan laknatullah tetapi tidak dapat! maka pada suatu hari ia ke luar untuk suatu hajat kepentingan, maka diikuti oleh syaitan laknatullah kalau-kalau ia mendapat kesempatan, maka syaitan laknatullah berusaha dari Syahwat dan marahnya juga tidak dapat! maka diusahakan dari ketakutannya, maka dibayangkan kepadanya seolah-olah akan dijatuhi batu bukit yang besar, tetapi ia selalu berdzikir kepada Allah s.w.t sehingga terhindar, dan adakalanya semua itu tidak dihiraukan, dan adakalanya berupa ular yang melingkar dikakinya ketika sembahyang dan merambatkebadan sehingga keatas kepalanya, kemudian di tempatsujudnya, manakala akan sujud ular itu akan membuka mulutnya seakan-akan akan menelan kepalanya, maka ia hanya menyingkirkan dengan tangannya sampai dapat bersujud.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait