Inspirasi Berkarya

25408 Penerima Bansos Sudah Cair di Purbalingga

cilacap info featured
cilacap info featured

PURBALINGGA, CILACAP.INFO – Sebanyak 25408 penerima Bansos bisa mendapatkan bantuan Rp 600.000,- perbulan. Dari jumlah itu sebanyak 22.266 dicairkan melalui Kantor Pos, dan selebihnya melalui rekening penerima. Kepala Kantor Pos Purbalingga Suryo Adi Nugroho mengatakan, PT Pos Indonesia dipercaya menyalurkan Bansos Tunai.

Untuk Kabupaten Purbalingga dalam tahap ini sebanyak 22.266. Bansos Tunai akan disalurkan dalam 10 hari kedepan. Sedangkan penyaluran ke desa-desa PT Pos bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten yang telah diberi daftar data penerima sesuai dari Kementrian Sosial. Data tersebut akan dibagikan ke desa-desa. “Kami sudah kirim softcopy ke Dinsos yang akan dibagikan lagi softcopynya ke tiap-tiap desa. Berharap pembayaran ini dapat mengikuti protokol penanganan korona dan tepat sasaran serta bermanfaat,” katanya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, penyaluran Bansos Tunai dari Kementrian Sosial, dilakukan melalui Bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Hari ini dilakukan penyaluran oleh PT Pos Indonesia. Setelah Bansos Tunai cair, akan dicairkan pula bantuan-bantuan dari pemerintah pusat lainnya yang dikeluarkan karena adanya pandemi Covid-19.

Setelah ini akan dicairkan bantuan pusat yang lain, perluasan sembako, termasuk bantuan-bantuan dari provinsi, kabupaten dan Dana Desa. Saya berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan tepat sasaran, sehingga benar-benar membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.” katanya.

Sementara itu Hj .Nurul Hidayah SH.MSi berharap dana Bansos itu tepat sasaran,”Semoga pencairan bansos kali mudah dan tepat sasaran,” kata Hj Nurul Hidayah yang juga anggota FPPP DPRD I Jawa Tengah. DPC PPP bersama GPK dan relawan PPP juga membagikan sembako dengan menyasar kelompok keluarga kategori miskin yang terdampak efek Korona.

“Social Distancing, atau jaga jarak dan jauhi kerumunan serta patuhi protokol kesehatan.Semoga dampak PSBB di berbagai daerah ini segera berakhir, karena roda perekonomian rakyat sulit bergerak Apalagi yang tidak mampu, makin susah mencari nafkah,” pungkas Hj Nurul yang juga adalah Ketua DPC PPP Purbalingga Jawa Tengah. (***) Aje

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait