Jerit Tangis ibunda Korban Mutilasi Saat Jenazah Anaknya Tiba di Majenang Cilacap

ilustrasi mobil ambulance bawa jenazah
ilustrasi mobil ambulance bawa jenazah (foto: Tribunnews.com)

CILACAP.INFO – Jerit dan tangisan ibunda korban mutilasi saat mobil ambulance tiba dengan membawa jenazah putranya sampai di rumah duka di Dusun Bojongsari RT 03 RW 07, Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang. Kamis (17/12/2020) pagi sekira pukul 05.00 WIB.

ibunda korban, Rusmini tak kuasa dan menangis dengan histeris pada saat itu dan lantas ditenangkan oleh sanak saudara dan tetangga.

Tak hanya ibunda korban, avah kandung korban juga tak kuasa dan menangis, manakala ambulance datang membawa jasad puteranya tersebut.

Jasad pemuda berusia 24 tahun bernama Doni Saputra itu untuk selanjutnya disholati dan ditandu untuk dimakamkan di pemakaman umum di Ciguling, Cilopadang, Majenang.

Diketahui, Korban sebelumnya bekerja di Bekasi di salah satu minimarket dibilangan Bekasi.

Dony merupakan korban pembunuhan yang cukup sadis dengan cara dimutilasi oleh pelaku yang notabene masih berusia 17 tahun dan bekerja sebagai Pengamen Jalanan, alias Manusia Silver.

Tubuh korban dipotong beberapa bagian dan dibuang di lokasi berbeda diwilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (jabar). Namun kemudian Polisi dari Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya berhasil dengan cepat menangkap tersangkanya.

Menurut tetangga korban, Doni merupakan sosok yang pendiam, mereka juga ketika mendengar kabar pembunuhan sadis lantas mengutuk keras tindakan pelaku.

Berdasarkan riwayat pendidikan Korban, ia termasuk anak yang pandai, pasalnya tidak banyak orang yang bisa masuk SMA Negeri 1 Majenang, apalagi jika nilainya jelek.

Sedangkan dari Pihak keluarga mengaku telah mengikhlaskan apa yang dialami putera mereka.

IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version