Waspada Lur! Gelombang Tinggi 4 Meter Berpotensi Terjadi 3 Hari Kedepan di Perairan Selatan Jawa

oleh

JURNAL ONLINE – Keeksotisan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Pangandaran dalam hal traveling, yakni salah satunya adalah pantai. Di Cilacap misalnya ada Teluk Penyu yang banyak dikenal oleh masyarakat baik lokal maupun luar daerah, Bahkan dipopulerkan melalui tembang Campursari oleh Almarhum Didi Kempot.

Kebumen juga demikan, ada pantai Menganti, Petanahan, begitu juga Purworejo. Diketahui, bahwa perairan selatan ini meliputi sejumlah wilayah dari mulai D.I.Y. (Daerah Istimewa Yogyakarta), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Barat (Jabar).

Untuk wilayah Jawa Barat, Sukabumi, Garut, Cianjur, Tasikmalaya, Pangandaran memiliki pantai yang juga kerap dikunjungi wisatawan.

Pangandaran misalnya, pantai ini pun cukup di kenal, di tambah lagi dipopulerkan melalui lagu yang dibawakan oleh Doel Sumbang.

Oleh sebab itu, maka Jurnal Online ingin memberikan informasi terkait Prakiraan Gelombang Tinggi di Wilayah Perairan Selatan Jawa.

Berdasarkan rilis Stasiun meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, bahwa Minggu 20 September 2020 s/d Selasa 22 September 2020 potensi gelombang tinggi diwilayah perairan selatan jawa berkisar 1 – 4 meter.

Kondisi tersebut juga dibarengi dengan tiupan angin dari Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 4 – 25 knot.

Info demikian itu, harap diperhatikan. Adapun resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Himbauan pun diberikan agar masyarakat dan yang beraktivitas di perairan untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).

Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).