“Kesuburan lahan di Kampung Laut sangat mendukung karena berupa tanah sedimen yang potensial untuk pengembangan budidaya pertanian.” Tambahnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa label alpukat dataran rendah serta Kabupaten Cilacap sebagai produsen pisang adalah icon yang bisa dipakai sebagai modal pengembangan komoditas alpukat dan pisang.
“Selama ini alpukat dikenal banyak tumbuh dan berkembang di daerah dengan elevasi menengah-tinggi, misalnya di Bandungan Kabupaten Semarang, maka dengan munculnya alpukat Kabupaten Cilacap sebagai Juara I dapat dijadikan label alpukat dataran rendah.
Terlebih lagi kemenangan buah alpukat Kabupaten Cilacap ini merupakan kemenangan untuk yang kedua kalinya, setelah pertengahan tahun 2017 lalu alpukat Cilacap juga pernah menjadi juara I pada lomba yang sama, jelas Supriyanto.
Seperti diketahui bahwa Kabupaten Cilacap sebagai produsen buah pisang serta olahan pisang (sale pisang) sudah diakui oleh banyak pihak. Dengan menjadi Juara I lomba pisang, Kabupaten Cilacap tentunya semakin diperhitungkan pula sebagai Kabupaten Pisang.
Proses untuk mengarah ke tujuan ini masih memerlukan beberapa tahapan. Pengajuan uji varitas serta penamaan ke BPSB dan juga pengajuan sertifikasi merupakan beberapa tahapan yang masih harus dilalui untuk bisa diakui sebagai varian buah unggul secara resmi. (*)
Tampilkan Semua
